Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Ada Unsur Pemaksaan di Balik Pemberian Lisensi AFC ke 5 Klub Indonesia

Andika Pratama - Selasa, 31 Oktober 2017

MerahPutih.com - PSSI belum lama ini merilis lima klub yang berhak mendapatkan lisensi sebagai klub profesional. Kelima tersebut adalah Arema FC, Madura United, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Bali United.

Namun, pemberian lisensi AFC kepada kelima klub tersebut mendapatkan kritikan dari Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali. Menurutnya, verifikasi seharusnya dilakukan di awal musim bukan di akhir musim.

"Ketika verifikasi benar-benar dilakukan di awal musim, maka ketika AFC melakukan verifikasi klub profesional maka semua peserta kompetisi bisa disertakan," kata Akmal kepada MerahPutih.com, Senin (30/10).

Lebih lanjut, kata Akmal, ada unsur pemaksaan dalam verifikasi tersebut hanya untuk sebatas melengkapi dokumen yang dibutuhkan AFC. Bahkan, ada potensi manipulasi demi meloloskan syarat ke induk sepak bola Asia itu.

"Misalnya, ada klub yang nggak bayar gaji pemainnya, ditutupi biar bisa lolos. Ya, ini pemaksaan karena ada hal-hal yang harusnya disampaikan tapi ditutupi. Contoh soal legalitas. Ini sangat berbahaya buat masa depan sepak bola Indonesia," tegas Akmal.

Jika hal ini masih tetap dibiarkan oleh PSSI, maka akan sangat berbahaya bagi klub untuk tidak mentaati regulasi yang sudah disusun. Sebab, AFC tidak turun langsung dalam melakukan verifikasi, melainkan mempercayakan PSSI dalam hal ini komite lisensi setiao federasi untuk melakukan rekomendasi.

Akmal menilai kewenangan inilah yang bisa dimanipulasi oleh federasi demi kepentingan klub. Menurutnya, tidak ada klub Indonesia yang mendapatkan lisensi AFC jika PSSI menerapkan aturan yang sesuai dengan statuta PSSI dan AFC. (*)

Baca Artikel Asli