Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

AC Milan Terancam Kehilangan Luka Modric, Rafael Leao, hingga Christian Pulisic, Tergantung Liga Champions

Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026

MerahPutih.com - Luka Modric, Rafael Leao, dan Christian Pulisic termasuk di antara pemain yang masa depannya di AC Milan masih belum pasti.

Namun, klub juga mungkin harus mengambil keputusan mengenai pemain lainnya, seperti Ruben Loftus-Cheek dan Fikayo Tomori.

Musim ini penuh dengan pasang surut bagi Rossoneri, yang sempat berada di posisi kedua klasemen Serie A 2025/26. Sayangnya, mereka mengalami penurunan performa yang mengkhawatirkan mulai April 2026 dan seterusnya.

Hal tersebut hampir membuat mereka terlempar dari empat besar klasemen Serie A di pekan-pekan terakhir musim.

Baca juga:

AC Milan Terancam Gagal ke Liga Champions Musim Depan, Massimiliano Allegri Minta Fokus Bangkit

AC Milan Belum Pastikan Posisi Luka Modric hingga Christian Pulisic

Masa depan Christian Pulisic di AC Milan tak pasti
Masa depan Christian Pulisic di AC Milan tak pasti. Foto: Dok. AC Milan
>Peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan mendapat dorongan besar pada akhir pekan lalu, ketika mereka meraih kemenangan pertama dalam empat pertandingan.

Mereka berhasil mengunci kemenangan 2-1 di kandang Genoa, sementara Juventus kalah 2-0 dari Fiorentina. Kini, Milan menempati posisi ketiga dan memiliki keunggulan dua poin atas Como di posisi kelima menjelang akhir pekan terakhir Serie A 2025/26.

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, lolos ke Liga Champions sangat penting untuk mempertahankan mantan pemenang Ballon d’Or, Modric, untuk musim berikutnya.

Pemain 40 tahun itu bergabung dengan Rossoneri dengan kontrak satu tahun dan opsi perpanjangan setelah meninggalkan Real Madrid musim panas lalu. Namun, kemungkinan besar ia akan meninggalkan San Siro setelah satu tahun tanpa bermain di Liga Champions.

Baca juga:

Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions 2026/27, Bernardo Silva Bisa Berpaling ke Barcelona

Rafael Leao kemungkinan dijual AC Milan
Rafael Leao kemungkinan dijual AC Milan. Foto: Dok. AC Milan
>Kemudian, mengamankan tempat di kompetisi utama Eropa tidak meningkatkan peluang Leao untuk tetap bertahan di Milan. Pemain 26 tahun itu mendekati akhir musim ketujuhnya di Serie A, meskipun menjadi salah satu bintang utama, Milan tampaknya siap berpisah dengannya musim panas ini.

Pemain Portugal itu belum menunjukkan performa yang mengesankan dalam peran barunya sebagai penyerang tengah dalam formasi 3-5-2 racikan Massimiliano Allegri. Ia bahkan belum mencetak banyak gol musim ini.

Kontraknya akan berakhir pada 2028, tetapi laporan mengatakan bahwa Milan kemungkinan besar tidak akan menawarkan perpanjangan kontrak.

Jadi, musim panas ini mungkin menjadi kesempatan terakhir untuk memaksimalkan nilai pemain di bursa transfer. Hal itu mengingat ia akan memasuki tahun terakhir kontraknya pada waktu yang sama musim depan.

Laporan juga menyebutkan, bahwa Loftus-Cheek kemungkinan akan mengikuti jejak Leao meninggalkan San Siro pada musim panas ini.

Baca juga:

Inter Milan Juara Coppa Italia 2026, Tim Serie A Dapat Tambahan Kuota di Liga Europa

Ia akan memasuki tahun terakhir kontraknya dengan Milan musim panas ini, sebagian besar menjadi pilihan rotasi di bawah Allegri musim ini.

La Gazzetta dello Sport juga menyebutkan, bahwa semua tanda menunjukkan kepulangannya ke Inggris dalam waktu dekat.

Sedangkan untuk Pulisic, Milan dilaporkan telah mencoba untuk menyelesaikan kontrak baru. Namun, prosesnya tampaknya telah terhenti selama beberapa bulan terakhir.

Pemain Amerika Serikat itu dikatakan menginginkan gaji yang mirip dengan yang diterima Leao. Namun, ia dikatakan tidak terlalu yakin dengan proyek saat ini di San Siro.

Tomori juga termasuk di antara pemain yang mendekati tahun terakhir kontraknya di Milan. Pemain Inggris ini tampaknya ditakdirkan untuk tetap tinggal.

Namun, klub dan agennya hampir mencapai kesepakatan definitif mengenai kontrak baru. Gajinya kemungkinan akan dinaikkan dari 3,5 juta euro (Rp 71,9 miliar) menjadi 4 juta euro (Rp 82,2 miliar) per tahun. (sof)

Baca Artikel Asli