MerahPutih.com - Timnas Inggris menghadapi situasi tak ideal menjelang laga uji coba internasional melawan Jepang di Stadion Wembley, Rabu (1/4). Sebanyak delapan pemain dipastikan meninggalkan pemusatan latihan, memaksa pelatih Thomas Tuchel melakukan perubahan besar dalam komposisi tim.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Football Association (FA) pada Sabtu (28/3), sehari setelah Inggris bermain imbang 1-1 melawan Uruguay dalam laga persahabatan.
Dalam pernyataannya, FA mengonfirmasi sejumlah nama yang harus meninggalkan skuad, termasuk Aaron Ramsdale, Fikayo Tomori, dan Dominic Calvert-Lewin.
Baca juga:
Keunggulan Inggris Buyar, Penalti Menit Akhir Valverde Selamatkan Uruguay di Wembley
Gelombang absensi ini sebagian besar dipicu oleh cedera dan masalah kebugaran. Bek andalan John Stones bahkan telah lebih dulu kembali ke klubnya, Manchester City, setelah mengalami cedera sebelum laga kontra Uruguay.
Situasi semakin rumit setelah Adam Wharton dan Noni Madueke mengalami cedera saat pertandingan melawan Uruguay. Sementara itu, dua pemain Arsenal, Declan Rice dan Bukayo Saka, juga telah kembali ke klub masing-masing di London Utara.
Dengan berkurangnya jumlah pemain secara signifikan, Tuchel kini harus merombak ulang skuad awal yang berisi 35 pemain untuk menghadapi Jepang. Kondisi ini menjadi ujian tersendiri bagi pelatih asal Jerman tersebut dalam menjaga stabilitas tim.
Baca juga:
Ungkapan Thomas Tuchel Setelah Resmi Memperpanjang Kontrak di Timnas Inggris hingga 2028
Di sisi lain, dinamika ini terjadi di tengah persiapan menuju turnamen besar. FIFA telah menetapkan jumlah pemain dalam skuad Piala Dunia 2026 sebanyak 26 orang, sehingga setiap keputusan seleksi akan semakin krusial.
Inggris sendiri tergabung di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Mereka dijadwalkan menghadapi Kroasia pada laga pembuka yang akan berlangsung di Arlington, Texas, pada 17 Juni mendatang.
Kondisi badai cedera ini tentu menjadi sinyal peringatan bagi Inggris, yang dituntut segera menemukan komposisi terbaik demi menjaga peluang bersaing di level tertinggi. (*)