MerahPutih.com - Sahur bukan sekadar rutinitas sebelum imsak, melainkan fondasi energi untuk menjalani puasa seharian penuh.
Pilihan menu yang tepat dapat membantu tubuh tetap bertenaga, fokus, dan tidak mudah lemas hingga waktu berbuka tiba.
Sebaliknya, menu yang kurang seimbang justru bisa membuat cepat lapar, haus, bahkan mengantuk berlebihan di siang hari. Berikut beberapa tips memilih menu sahur agar tetap bertenaga sepanjang hari.
Baca juga:
6 Makanan Penyebab Bau Mulut saat Puasa, Sebaiknya Hindari Pas Sahur dan Berbuka!
6 Tips Menu Sahur Anti Lemas saat Puasa
Karbohidrat adalah sumber energi utama. Namun, pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal, kentang, atau ubi. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Hindari karbohidrat sederhana berlebihan seperti roti putih atau makanan manis karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun dan memicu rasa lapar.
2. Lengkapi dengan Protein Berkualitas
Protein berperan penting dalam menjaga massa otot dan memberi rasa kenyang lebih lama. Sumber protein yang baik untuk sahur antara lain telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, tempe, serta kacang-kacangan.
Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein akan membantu tubuh memiliki cadangan energi yang lebih stabil selama berpuasa.
Baca juga:
Resep Minuman Terkini Olah Buah Kurma Cocok Buat Berbuka Puasa
3. Perbanyak Serat dari Sayur dan Buah
Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang lebih tahan lama. Selain itu, serat juga baik untuk kesehatan pencernaan.
Tambahkan sayuran hijau, wortel, brokoli, atau tumis buncis dalam menu sahur. Buah seperti pisang, apel, dan pepaya juga bisa menjadi pilihan untuk melengkapi asupan nutrisi.
4. Cukupi Kebutuhan Cairan
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab tubuh terasa lemas saat puasa. Pastikan minum air putih yang cukup saat sahur. Anda bisa menerapkan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dua gelas saat sahur) agar kebutuhan cairan terpenuhi.
Hindari minuman berkafein berlebihan seperti kopi dan teh pekat karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Baca juga:
Main Game Saat Puasa, Batal atau Tidak? Begini Hukumnya Menurut Ulama
5. Batasi Makanan Terlalu Asin dan Berminyak
Makanan tinggi garam dapat memicu rasa haus berlebihan di siang hari. Sementara makanan yang terlalu berminyak atau digoreng cenderung membuat perut terasa tidak nyaman dan mudah mengantuk. Pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang.
6. Jangan Lewatkan Sahur
Meski terasa berat untuk bangun, melewatkan sahur justru membuat tubuh lebih cepat kehabisan energi. Sahur membantu menjaga metabolisme tetap stabil serta mencegah tubuh merasa sangat lapar sebelum waktu berbuka.
Memilih menu sahur yang tepat bukan hanya soal kenyang, tetapi tentang memastikan tubuh mendapatkan asupan gizi seimbang: karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan cairan yang cukup. Dengan perencanaan yang baik, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman, produktif, dan tetap bertenaga hingga akhir hari. (far)