Merahputih.com - Penggemar X-Men boleh kembali antusias. Marvel Studios memastikan franchise mutan tersebut akan mendapatkan film reboot dan menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU).
Proyek ini diumumkan dalam D23 Entertainment Showcase di Anaheim, California, pada 14 Agustus 2026. Film X-Men terbaru dijadwalkan tayang di bioskop pada 5 Mei 2028.
Sebelum berada di bawah Marvel Studios, X-Men dikembangkan 20th Century Fox. Film Dark Phoenix yang dirilis pada 2019 menjadi salah satu penutup era tersebut, sebelum Deadpool & Wolverine pada 2024 sukses menjadi jembatan penting menuju MCU.
Berikut fakta menarik soal reboot X-Men.
1. Debut Resmi X-Men di MCU
Film X-Men terbaru akan menjadi proyek pertama Marvel Studios yang benar-benar menempatkan tim para mutan sebagai karakter utama setelah Disney mengakuisisi 21st Century Fox.
Dengan demikian, para mutan ikonik tersebut akhirnya mendapatkan ruang besar di semesta MCU.
Film ini direncanakan menghiasi layar lebar pada 5 Mei 2028.
2. Marvel Siapkan Generasi Pemeran Baru
Marvel Studios menghadirkan sejumlah wajah baru untuk memerankan karakter ikonik X-Men.
Sadie Sink dipercaya sebagai Jean Grey, sementara Kit Connor akan memainkan Cyclops.
Daftar pemeran lainnya mencakup Samara Weaving sebagai Emma Frost, Inde Navarrette sebagai Rogue, Maya Boyd sebagai Storm, dan Christopher Abbott sebagai Professor X.
Sementara itu, Adam Driver disebut bergabung sebagai karakter antagonis, Mr. Sinister.
3. Disutradarai Jake Schreier
Reboot X-Men akan diarahkan Jake Schreier, sineas yang sebelumnya menyutradarai Thunderbolts.
Naskah film ini dikerjakan oleh Lee Sung Jin dan Joanna Calo, yang juga pernah bekerja bersama Schreier.
Presiden Marvel Studios Kevin Feige memberikan pujian tinggi kepada Schreier.
Menurut Feige, pengalaman bekerja bersama Schreier di Thunderbolts membuat Marvel semakin yakin dengan kemampuannya menggarap X-Men.
4. X-Men Akan Lebih Berorientasi pada Generasi Muda
Salah satu pendekatan menarik dalam reboot X-Men adalah fokus yang lebih kuat terhadap karakter dan perspektif anak muda.
Feige mengatakan keberhasilan Thunderbolts salah satunya berasal dari pendekatan cerita yang dekat dengan generasi muda. Formula tersebut dinilai relevan untuk dibawa ke film X-Men.
"Karena X-Men, seperti dalam komik, akan menjadi film yang sangat berorientasi pada kaum muda, berfokus pada kaum muda, dan dibintangi oleh aktor-aktor muda," kata Feige. (Tka)