Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

3 Jam di Yahukimo, Gibran Akui Kunjungan Kerja Paling Menantang

Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026

MerahPutih.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan tidak kapok untuk kembali mengunjungi Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, meski sebelumnya sempat menunda kunjungan karena alasan keamanan.

“Yang jelas dari kunjungan tiga hari ini ke Nabire, Mimika, nanti ke Sorong, yang paling menantang Yahukimo. Tapi enggak apa-apa, saya enggak merasa kapok, enggak merasa (kapok) karena (sempat) gagal ke sini,” kata Gibran saat berdialog dengan keluarga prajurit TNI di Koramil 1715/06 Dekai, Yahukimo, Selasa (24/1).

Baca juga:

Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB

Rencana Kunjungan Awal Januari Batal

Yahukimo dikenal sebagai wilayah rawan gangguan keamanan akibat keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pada Januari 2026 dilansir Antara, Gibran seharusnya melakukan kunjungan ke Yahukimo setelah dari Wamena.

Namun berdasarkan pertimbangan intelijen, ada pergerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab sehingga Gibran pun menunda kunjungannya ke Yahukimo, hingga akhirnya setelah 4 bulan baru berhasil menginjakan kakinya di tanah Yahukimo.

Baca juga:

Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget

Wapres Puji TNI Sukses Amankan Kunjungan 3 Jam

Dalam kesempatan itu, Gibran pun mengapresiasi para prajurit TNI yang sudah mengamankan situasi sehingga kunjungan kerja di Yahukimo di tiga lokasi berjalan lancar.

Selama tiga jam di Yahukimo, Gibran meninjau pelaksanaan MBG di Sekolah Kristen Yahukimo, fasilitas kesehatan di RSUD Dekai dan berdialog dengan keluarga TNI di Koramil 1715/06 Dekai yang menjadi Markas Yonif 5 Marinir dan Taipur/Timsus 303 untuk pengamanan wilayah Yahukimo.

Wapres turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol. (*)

Baca Artikel Asli