MerahPutih.com - Gelombang arus balik ke Jakarta mulai terasa. Puncak arus balik mudik lebaran di perkirakan pada akhir pekan ini. Pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas terkait arus balik mudik Lebaran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, pihaknya memperkirakan ratusan ribu lebih kendaraan akan memasuki Jakarta pada masa puncak arus balik nanti.
Baca Juga:
Skema Menuju Endemi COVID-19 Menunggu Evaluasi Mudik
"Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 8 Mei 2022 atau H+5 Lebaran. Ada 269 ribu kendaraan, naik sebanyak 5 persen dibandingkan data tahun 2019," ujar Zulpan dalam keterangannya, Kamis (5/5).
Menurut Zulpan, berdasarkan prediksi data dari empat gerbang tol yang akan dilalui kendaraan selama arus balik, jumlah tersebut akan terus bertambah menjadi 2 juta kendaraan hingga H+10 Lebaran. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 0,6 persen dari persentase angka kendaraan pada arus balik 2019 lalu.
"Prediksinya kendaraan berjumlah 2 juta kendaraan hingga H+10 melalui empat gerbang tol utama (Cikupa, Ciawi, Cikatama, Kalitama)," sambungnya.
Ia berujar, Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) akan menjadi jalur yang diprediksi paling banyak dilalui oleh para pemudik yang hendak pulang ke Jakarta. Sementara jalur terbanyak kedua yang dilalui yakni Tol Kalihurip Utama.
Rinciannya, distribusi kendaraan yang kembali ke Jakarta dari arah Barat sebesar 23,7 persen, arah Selatan sebesar 15,7 persen, arah Timur sebesar 57,7 persen.
"Dengan komposisi 57,9 persen melalui GT Cikatama, 36,4 dari GT Kalihurip Utama," kata Zulpan. (Knu)
Baca Juga:
Arus Balik Mudik Mulai Nampak di Tol Palikanci