Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

10 Orang Anggota Klub Dansa Segera Diperiksa Kesehatannya Soal Penyebaran Corona

Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Maret 2020

Merahputih.com - Juru bicara pemerintah soal penanganan virus corona, Achmad Yurianto masih melacak sejumlah orang yang berdansa dengan dua penderita corona di Cafe Amigos, Kemang, Jakarta Selatan.

Ada sejumlah orang yang berinteraksi dengan kelompok di luar 'kelompok dansa'. Maka pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membuat subklaster baru yang merupakan turunan dari kelompok dansa itu.

"Ini sedang kita lacak, mudah-mudahan bisa kita dapatkan semua," kata Yurianto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/4).

Baca Juga

Tamu dan ASN yang Masuk ke Balai Kota Diperiksa Suhu Tubuhnya

Pemerintah segera memeriksa mereka, meski sejauh ini mereka tidak menyampaikan adanya keluhan kesehatan yang signifikan.

"Ada 10 orang yang sudah menghubungi kami, yang bagian dari klaster dan beberapa dari subklaster, karena kesadarannya dan kekhawatirannya menghubungi kami, dan sudah membuat janji untuk akan ketemu, dan akan kita lakukan pemeriksaan," tutur Yurianto.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan juga memeriksa 227 orang yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) penyakit saluran pernafasan yang disebabkan virus corona jenis baru.

"Ini kasus Pasien Dengan Pengawasan, dari keseluruhan ini sudah termasuk dua kasus positif, yaitu kasus 1 dan 2 yang sudah di RS," Yurianto.

Juru bicara penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di kantor presiden, Jumat (6/3). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Jumlah tersebut bertambah dari Kamis (5/3) yang 156 spesimen dari 35 RS di 23 provinsi. "Dari 227 tersebut juga ada 13 kasus 'suspect' yang sudah berada di RS dan dalam kondisi diisolasi, sedangkan sisa lainnya negatif," kata dia.

Dari 13 orang yang masuk dalam kategori "suspect", ada empat orang yang sempat melakukan kontak dekat dengan kasus 1 dan 2 di Depok. Keempatnya juga memiliki tanda-tanda influenza sedang dengan suhu tubuh 37,6 derajat Celcius dan dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso.

Istilah "suspect" adalah orang-orang yang mempunyai riwayat kontak dekat dengan mereka yang terkonfirmasi positif COVID-19 serta mengalami gejala influenza, seperti batuk, pilek, panas, dan sesak nafas.

"Dari 227 PDP ini mereka adalah orang-orang dengan riwayat perjalanan ke negara lain dan kemudian jadi sakit meski 'close contact' dengan kasus positif tidak jelas," ungkap Yurianto.

Baca Juga

Tamu dan ASN yang Masuk ke Balai Kota Diperiksa Suhu Tubuhnya

Dia mengatakan rumah sakit-rumah sakit di daerah juga sudah memiliki ruang isolasi meski standarnya tidak sama dengan rumah sakit rujukan pusat, yaitu RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, RS Persahabatan, dan RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto. (Knu)

Baca Artikel Asli