MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto meminta aparat TNI dan Polri ikut melakukan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program MBG dengan pendekatan yang baik.
Baca juga:
Prabowo Akui Masih Ada Maling di Program MBG, Laporkan Saja Lewat TikTok
Namun, Kepala Negara mengingatkan secara keras jangan sampai fungsi pengawasan aparat malah dijadikan sebagai ajang mencari keuntungan pribadi.
Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil, mau ngerjain. Jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran,
Presiden Prabowo Subianto.
Banyak Oknum Penyusup Maling Program MBG
Prabowo mengakui masih banyak oknum yang menyusup ke tubuh MBG untuk mengambil keuntungan pribadi. Meski begitu, dia menegaskan bukan berarti lantas program strategis nasional harus langsung dihentikan
Saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7) kemarin, Prabowo menegaskan MBG merupakan program strategis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Saya tidak ingin lihat anak-anak lapar. MBG kita teruskan, tapi kita sadar banyak juga yang menyusup ke tubuh MBG untuk jadi maling di situ,
Presiden Prabowo Subianto
Laporkan Penyimpangan MBG Lewat TikTok
Masih dalam kesempatan yang sama, Presiden menekankan pentingnya pengawasan ketat agar kualitas makanan bagi anak-anak penerima manfaat tidak berkurang.
Baca juga:
Polisi Aktif Brigjen LMI Tersangka Baru Korupsi MBG, Begini Reaksi Polri
Untuk itu, Kepala Negara meminta seluruh aparatur pemerintah, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, camat hingga kepala desa, serta masyarakat umum ikut mengawasi dapur MBG.
“Saudara periksa, laporkan ke Kepala BGN. Kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong di TikTok, langsung aku kirim tim untuk selesaikan,” tandasnya. (Asp)