Lebaran 2019

Wujudkan Suasana Damai dan Sejuk di Malam Takbiran, Aparat TNI Patroli Keliling Ibu Kota

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 05 Juni 2019
  Wujudkan Suasana Damai dan Sejuk di Malam Takbiran, Aparat TNI Patroli Keliling Ibu Kota

Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah personel TNI mengadakan patroli malam di kawasan Jakarta Pusat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang terjadi saat pelaksanaan malam takbiran.

Total, ada 12 orang pasukan BKO bermor yang bergantian. Mereka berkeliling mulai dari kawasan Tanah Abang, Cempaka Putih, Kemayoran, Johar Baru, Gambir, hingga Menteng.

Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan, patroli ini melibatkan satu peleton dari Brigif 1 dan Kodim yang juga stand by 24 jam mengamankan ibu kota.

"Khusus malam ini saya yang bawa dengan sasaran keramaian terus tempat yang rawan kriminal. Jamin masyarakat bisa malam takbiran dengan baik. Prinsipnya malam ini sampai dengan sekarang ini, kondusif," kata Wahyu kepada MerahPutih.Com di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/6).

Wahyu melanjutkan, masyarakat juga bisa beraktivitas dengan biasa dan baik.

"Intinya patroli, tiap malam ada. Sampai sekarang wilayah yang saya putari berjalan dengan kondusif," jelas Wahyu.

Dandim 0501 Letkol Inf Wahyu Yudhayana bersama personel Kodim Jakarta Pusat
Dandim 0501 Letkol Inf Wahyu Yudhayana bersama personel TNI dari Kodim Jakarta Pusat (MP/Kanu)

Wahyu mengatakan, keramaian ada di beberapa wilayah seperti perkampungan, kawasan Monas, pusat perbelanjaan.

"Sampai sekarang saya tak lihat takbiran keliling. Hanya ada di beberapa kampung-kampung saja
Itu bagus, kondusif dan aman untuk mereka," ungkap Wahyu.

"Saya juga tanya ke beberapa warga sepeti di Petamburan dan kawasan dekat Roxy, mereka merasa aman," terang Wahyu.

Sementara itu, pengamanan di beberapa obyek vital seperti Bawaslu dan KPU tetap berjalan. Namun, tak seketat kemarin.

"Kan proses Bawaslu dan KPU sudah selesai, sudah di MK. Namun karena itu rangkaian satu dengan pemilu, kami tetap melakukan pengamanan sesuai permintaan Polri," jelas Wahyu.

BACA JUGA: Gubernur Anies Setujui Warga DKI Takbir Keliling

Ucapkan Selamat Hari Raya, Presiden Jokowi: Idul Fitri Harus Jadi Ajang Pererat Persatuan

Tak lupa, di momen Lebaran ini Letkol Inf Wahyu berharap mayarakat dapat meningkatkan persatuan dan persaudaraan.

"Kita lebih bersatu lagi. Segala proses pesta demokrasi dan kepentingan kita pada tahapan pemilu, itu sudah selesai. Kalau ada perbedaan, itu keniscayaan. Perbedaan karena proses demokrasi selesai, tapi perbedaan yang lain itu keniscayaan. Toleransi harus diperkuat lagi. Kalau ada yang salah tegur, tapi kalau tak bisa, silahkan melalui aparat penegak hukum," tutup Wahyu Yudhayana.(Knu)

#Kodim 0501 Jakarta Pusat #Malam Takbiran #Pawai Malam Takbiran #TNI AD
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Presiden kemudian berdiri tegak di hadapan ketiga peti, memberikan sikap hormat sempurna bagi putra terbaik bangsa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Indonesia
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah hadir di lokasi untuk mendampingi Presiden
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Indonesia
Prosesi Pemulangan 3 Jenazah Satgas UNIFIL di Bandara Soekarno Hatta Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Wisnu menambahkan bahwa jika Presiden hadir, sektor utama pengamanan akan beralih ke unsur TNI (waskita), sementara Polri tetap mendukung di titik-titik strategis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Prosesi Pemulangan 3 Jenazah Satgas UNIFIL di Bandara Soekarno Hatta Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Indonesia
PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon
PDIP menuntut pertanggungjawaban langsung berupa permintaan maaf resmi di forum PBB serta pengakuan atas tindakan penyerangan tersebut
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Jenazah Prajurit TNI Menunggu Celah Udara Aman untuk Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi
Minimnya akses keluar dari wilayah Lebanon menjadi faktor utama penentuan waktu pasti evakuasi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jenazah Prajurit TNI Menunggu Celah Udara Aman untuk Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi
Bagikan