Waspadai Mafia Bola Berkeliaran Jelang Piala Dunia U-20 di Indonesia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 Januari 2020
Waspadai Mafia Bola Berkeliaran Jelang Piala Dunia U-20 di Indonesia

Konferensi pers Satgas Anti Mafia Bola jilid III. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Idham Aziz memperpanjang tugas Satgas Anti Mafia Bola jilid III. Satgas jilid I dan II sudah berhasil membongkar pengaturan skor sekaligus menyeret tersangka ke pengadilan.

Ketua Satgas Anti Mafia Bola Brigjen Hendro Pandowo akan memantau Piala Dunia U-20 tahun 2020 mengingat Indonesia menjadi tuan rumah.

Baca Juga:

Wasit dan Manajer Persikasi Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Begini Reaksi Iwan Bule

"Pantauan Tim Satgas Anti Mafia Bola diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus penyuapan, pengaturan skor maupun tindakan lainnya yang merugikan Indonesia sebagai tuan rumah," kata Hendro di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/1).

Karena itu, lanjut Hendro, Satgas Anti Mafia Bola Jilid III dilanjutkan guna memastikan persepakbolaan di Indonesia bebas dari suap.

Konferensi pers Satgas Anti Mafia Bola jilid III. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers Satgas Anti Mafia Bola jilid III. (Foto: MP/Kanugrahan)

Terlebih sejumlah kasus yang diungkap oleh tim Satgas Anti Mafia Jilid I dan II masih ada yang belum selesai.

"Sehingga diharapkan ke depan persepakbolaan Indonesia akan semakin membaik serta berjalan tanpa ada pengaturan skor maupun suap," kata Hendro.

Baca Juga:

Satgas Antimafia Bola Amankan Uang Rp12 Juta dari Pelaku Pengaturan Skor di Liga 3

Selama bertugas, Satgas Anti Mafia Bola jilid I diketahui telah menetapkan 16 orang tersangka kasus dugaan pengaturan skor. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penetapan mantan Ketum PSSI Joko Driyono (Jokdri) sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti yang berkaitan dengan kasus pengaturan skor.

Jokdri pun telah divonis 1,5 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Vonis itu diketahui lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengajukan tuntutan dua tahun enam bulan penjara kepada Jokdri. (Knu)

Baca Juga:

PR Berat Iwan Bule, Mulai Mafia Bola hingga Kerusuhan Suporter

#Piala Dunia
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Olahraga
Klasemen Grup F Piala Dunia 2026 Usai Timnas Jepang Sikat Tunisia 4-0
Timnas Jepang jaga peluang lolos ke babak 32 besar, sementara Tunisia dipastikan tersingkir.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Klasemen Grup F Piala Dunia 2026 Usai Timnas Jepang Sikat Tunisia 4-0
Olahraga
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Setan Merah Hadapi Tim Melli
Prediksi Belgia vs Iran di Grup G Piala Dunia 2026. Simak analisis pertandingan, head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan jadwal siaran langsung.
ImanK - Minggu, 21 Juni 2026
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Setan Merah Hadapi Tim Melli
Olahraga
Klasemen Grup E Piala Dunia 2026 Setelah Timnas Ekuador Imbang 0-0 dengan Curacao, Siapa Temani Jerman?
Matchday 3 akan menjadi pertarungan penting bagi tiga tim, yakni Pantai Gading, Ekuador, dan Curacao untuk menemani Timnas Jerman ke babak 32 besar dari Grup E.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Klasemen Grup E Piala Dunia 2026 Setelah Timnas Ekuador Imbang 0-0 dengan Curacao, Siapa Temani Jerman?
Olahraga
Timnas Jerman Tunjukkan Mentalitas yang Kuat saat Comeback Menang atas Pantai Gading, Jadi Modal Berharga untuk Juara
Menurut bek Timnas Jerman, Jonathan Tah, mental kuat juga semangat tinggi menjadi modal berharga bagi DFB-Team untuk meraih sukses di Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Timnas Jerman Tunjukkan Mentalitas yang Kuat saat Comeback Menang atas Pantai Gading, Jadi Modal Berharga untuk Juara
Olahraga
Kutukan 16 Tahun Berakhir saat Timnas Jerman Menang Comeback atas Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Kutukan Jerman dimulai pada Piala Dunia 2010.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kutukan 16 Tahun Berakhir saat Timnas Jerman Menang Comeback atas Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Olahraga
Timnas Jepang Siap Hadirkan Permainan Berkualitas di Laga Ke-1.000 dalam Sejarah Puala Dunia Kontra Tunisia
Partai kedua Grup F yang mempertemukan Timnas Jepang versus (vs) Tunisia cukup istimewa, karena menjadi laga ke-1.000 dalam sejarah Piala Dunia, yang telah digelar sejak edisi perdana pada 1930.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Timnas Jepang Siap Hadirkan Permainan Berkualitas di Laga Ke-1.000 dalam Sejarah Puala Dunia Kontra Tunisia
Olahraga
Uruguay vs Cape Verde: Catatan Sejarah, Head to Head, dan Prakiraan Pemain
Pelatih Cape Verde, Bubista, berpeluang menerapkan kembali strategi bertahan total demi meredam agresivitas anak asuh Marcelo Bielsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Uruguay vs Cape Verde: Catatan Sejarah, Head to Head, dan Prakiraan Pemain
Olahraga
Kalah 1-5 dari Timnas Belanda, Pelatih Swedia Tidak Menyangka
Kekalahan dari Timnas Belanda menjadi pelajaran bagi Swedia.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kalah 1-5 dari Timnas Belanda, Pelatih Swedia Tidak Menyangka
Olahraga
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Belanda Sikat Swedia 5-1, Jerman Comeback Menang 2-1 atas Pantai Gading untuk Lolos 32 Besar
Kemenangan atas Pantai Gading membuat Jerman lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Belanda Sikat Swedia 5-1, Jerman Comeback Menang 2-1 atas Pantai Gading untuk Lolos 32 Besar
Olahraga
Ekuador vs Curacao: Head to Head, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Ketangguhan lini belakang serta efektivitas serangan balik menjadi senjata andalan Ekuador meredam agresivitas lawan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Ekuador vs Curacao: Head to Head, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Bagikan