Wagub Ahmad Riza Patria Berpotensi Jadi Pesaing Berat Risma dan Anies di Pilgub Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 September 2021
Wagub Ahmad Riza Patria Berpotensi Jadi Pesaing Berat Risma dan Anies di Pilgub Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta. (ANTARA/Livia Kristianti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria berpotensi bersaing pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Risma memiliki elektabilitas sebesar 35,5 persen, Anies Baswedan mencapai 28 persen disusul Ahmad Riza Patria atau Ariza sekitar 10,6 persen.

Direktur Komunikasi JRC Alfian P menyebutkan, figur Riza Patria merupakan kuda hitam sebagai calon gubernur. Ariza berpotensi menjadi pesaing berat untuk Risma dan Anies karena elektabilitas politisi Gerindra itu hanya 2,8 persen pada April 2021, namun mampu menyodok menjadi 10,6 persen atau posisi tiga besar pada September 2021.

Baca Juga:

Aturan Disiplin ASN, Mudahkan Bawaslu Pantau Netralitas di Pemilu dan Pilkada

Alfian menyebutkan, lima besar nama yang masuk menjadi bakal calon kuat pada Pilkada DKI 2024, hanya Ariza yang mengalami lonjakan elektabilitas yang signifikan Sedangkan, Risma dan Anies meskipun berada pada posisi dua besar, namun elektabilitas keduanya menurun, yakni Risma dari 37,1 persen menjadi 35,5 persen dan Anies dari 32,4 persen merosot di bawah 30 persen.

Selain tiga nama itu, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menduduki posisi keempat dengan elektabilitas turun dari 7,8 persen menjadi 5,6 persen. Sedangkan, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menduduki posisi kelima juga turun dari 4,9 persen menjadi 3,1 persen.

Alfian menyatakan, lima nama calon bursa yang kuat tersebut memiliki latar belakang sebagai kepala daerah, namun Ariza unggul sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.

"Ariza memiliki pengalaman panjang bertarung secara elektoral, dua kali merebut kursi sebagai anggota DPR, dan didukung mesin politik Gerindra,” ujar Alfian.

Alfian mengatakan, Ariza menjadi figur yang patut diperhitungkan untuk memimpin Jakarta ke depan, karena tampil lebih elegan dalam komunikasi politik dengan selalu hadir pada rapat bersama DPRD.

"Ariza kerap berbeda sikap dengan Anies, terkait penanganan COVID-19, larangan skate board di trotoar, membawa kerabat usai mudik dan penutupan Holywings," tutur Alfian.

Nama lain yang masuk dalam bursa cagub DKI Jakarta, yakni politisi muda Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas (1,8 persen), Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (1,5 persen), Wali Kota Bogor Bima Arya (1,3 persen) serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (1,3 persen).

Selanjutnya, anggota DPR dari NasDem Ahmad Sahroni (1,0 persen), politisi Betawi Abraham Lunggana atau Haji Lulung (0,8 persen), komedian dan politisi PAN Eko Patrio (0,5 persen) serta mantan politisi PKS yang kini memimpin Partai Gelora, Triwisaksana (0,3 persen).

Gubernur Anies Bawedan dan AHY. (Foto: Antara)
Gubernur Anies Bawedan dan AHY. (Foto: Antara)

Sementara itu, elektabilitas PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduduki posisi teratas di DKI Jakarta. Tingkat elektabilitas PDI Perjuangan sebesar 23,0 persen dan PSI mencapai 17,6 persen.

Selanjutnya, urutan ketiga ditempati Golkar sekitar 8,1 persen, Demokrat (6,9), Gerindra (5,3) dan PKS (5,0). Pada urutan berikutnya adalah NasDem (3,9) dan PKB (2,6), disusul Partai Ummat (1,9), PAN (1,6), Partai Gelora (1,4) dan PPP (1,3).

JRC menggelar survei secara tatap muka kepada 800 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta dengan metode survei (multistage random sampling), memiliki "margin of error" sebesar 3,4 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen pada 7-14 September 2021. (Asp)

Baca Juga:

Bawaslu Berikan 4 Rekomendasi Buat Pemilu dan Pilkada 2024

#Pilkada Dki #Pilkada 2024 #Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
NasDem akan membahas strategi internal, tetapi prioritas utama adalah memastikan keberhasilan program dan agenda pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
Indonesia
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
PSI mengingatkan Presiden Prabowo memiliki otoritas penuh dalam menentukan pasangan yang akan mendampinginya kelak di Pilpres 2029
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
Indonesia
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Sekjen PSI Raja Juli Antoni menilai wacana yang digagas PAN sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Bagikan