Kuliner

Tangyuan, Makanan Penutup Wajib saat Perayaan Imlek

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Februari 2021
Tangyuan, Makanan Penutup Wajib saat Perayaan Imlek

Ada alasan mengapa tangyuan jadi makanan penutup wajib saat Imlek. (Foto: Unplash/@zheng juan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA perayaan Tahun Baru Imlek, ada segudang tradisi yang pantang untuk dilewatkan. Semuanya harus ditaati dan sebisa mungkin dijalankan agar memberikan peruntungan baik di tahun yang baru. Pilihan hidangan di atas meja makan pun termasuk di dalamnya.

Berdasarkan tradisi, ada sejumlah makanan wajib yang harus dikonsumsi pada hari perayaan. Kabarnya, hidangan tersebut akan membawa berkah baik sepanjang tahun.

Seperti misalnya ikan, ayam, dan mi yang melambangkan umur panjang, kemakmuran, serta kebersamaan. Selain makanan utama, ada pula dessert khas bernama tangyuan yang wajib disantap.

Baca juga:

Imlek Belum Lengkap Kalau Belum Ada Hidangan ini

Tangyuan, Makanan Penutup Wajib saat Perayaan Imlek
Tangyuan adalah makanan khas tradisional Tiongkok yang terbuat dari tepung beras dan air. (Foto: ohmyfoodrecipes)

Tangyuan merupakan makanan penutup khas Tionghoa yang terbuat dari tepung beras dan air. Seringkali dianggap sebagai kue mochi beku atau di Indonesia mungkin kamu kenal dengan sebutan ronde. Bahkan berdasarkan sejarah, kabarnya wedang ronde memang terinspirasi dari tangyuan.

Sekilas, tiga kudapan itu terlihat mirip karena bahan utamanya sama, namun ada sedikit hal yang membedakannya. Mengutip laman Mashed, Tangyuan berbentuk lebih padat dan dapat diisi dengan makanan lain. Seperti kacang tanah dengan sedikit gula, wijen hitan, atau pasta kacang merah. Atau isian lain yang jika direbus tidak akan kehilangan rasanya.

Ada beberapa alasan mengapa tangyuan wajib dkonsumsi pada perayaan Imlek. Hal ini tidak terlepas karena makna di baliknya. "Dalam bahasa Tionghoa, kata 'tang yuan' secara harfiah diterjemahkan menjadi sup bola nasi dan frasa ini terdengar sangat mirip dengan kata reuni yang berarti bahwa keluarga itu lengkap," terang editor Frank Ye pada Vice.

Baca juga:

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur

Tangyuan, Makanan Penutup Wajib saat Perayaan Imlek
Tangyuan menandakan kebersamaan dan reuni keluarga yang dapat terjadi karena perayaan Imlek. (Foto: Pexels/@RODNAE Productions)

Lebih lanjut Ye menuturkan bahwa di zaman sekarang ini, mungkin satu-satunya waktu dalam setahun ketika anggota keluarga benar-benar bisa bersama adalah ketika perayaan tahun baru. "Jadi makan tangyuan adalah cara untuk menegaskan kembali pentingnya keluarga dan kebersamaan dengan keluarga," tutupnya.

Biasanya tangyuan dibuat dengan cara direbus dan disajikan dalam sup jahe manis. Namun, ada pula beberapa keluarga yang memodifikasinya. Alih-alih menjadikannya makanan penutup dengan rasa yang manis, mereka mengolahnya jadi bagian dari sup gurih untuk makanan utama. Isiannya pun ikut berubah menjadi daging untuk menyesuaikan hidangan. Meskipun begitu, makna dan cerita di baliknya tetap tidak berubah. (sam)

Baca juga:

Sajian Manis Negeri Aing Simbol Pembawa Hoki kala Imlek

#Kuliner #Makanan Khas Imlek #Imlek #Inspirasi Imlek #Tahun Baru Imlek
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Travel
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Geojimap, peta lokasi makanan murah, menjadi jalan ninja warga Korea Selatan untuk bisa makan di luar dengan harga hemat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 April 2026
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Bagikan