Hobi

Seni dalam Secangkir Kopi, Buat 'Latte Art' ala Barista dengan Tips Mudah Ini

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Februari 2020
Seni dalam Secangkir Kopi, Buat 'Latte Art' ala Barista dengan Tips Mudah Ini

Tips membuat latte art (Foto: pexels/Viktoria Alipatova)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA kamu penikmat kopi, tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya latte art. Bahkan terkadang tidak sedikit yang mengabadikan keindahan seni yang dituangkan dalam secangkir kopi itu ke media sosial. Seni kreatif yang dituangkan di atas kopi oleh barista pastinya tidak dibuat sembarangan, membuat latte art membutuhkan tingkat kreativitas dan keahlian khusus, serta diperlukan latihan rutin untuk membuat pola seni yang sempurna.

Baca juga:

Canda, Tawa, Hingga Cinta dari Secangkir Kopi

Tidak hanya untuk penikmat kopi, latte art juga akan menjadi daya tarik bagi orang yang bukan penikmat kopi. Lantas, apa yang dimaksud dengan latte art? Dilansir dari Barista Institute, latte art merupakan seni yang dituangkan di atas kopi dengan membuat gambar atau pola tertentu.

Sementara itu, dilansir dari Roasty Coffee, membuat latte art juga bisa dibuat di rumah tanpa menggunakan mesin espresso lho! Hal ini pun memiliki beberapa cara dah tahapan yang perlu diperhatikan. Mau tau bagaimana cara membuat latte art? Simak berikut ini!

Mempersiapkan alat yang dibutuhkan

Alat untuk membuat latte art
Alat untuk membuat latte art (Foto: pexels/kaboompics)

Pastikan terlebih dahulu bahwa kamu telah mengetahui alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat latte art. Alat yang dibutuhkan dan yang perlu kamu siapkan adalah siapkan espresso satu atau dua shot, susu segar, termometer, milk frother, cup espresso, microwave ataupun kompor, dan milk jug.

Perhatikan suhu dan tekstur susu yang digunakan

Penggunaan milk frother untuk buat latte art
Penggunaan milk frother untuk buat latte art (Foto: ottencoffee)

Susu yang paling baik untuk digunakan untuk membuat latte art adalah fresh milk yang sudah dingin dan telah dimasukkan ke dalam kulkas. Susu yang tidak dingin akan mempengaruhi pada kualitas foam yang telah dihasilkan.

Jika susu telah dingin, kamu bisa mulai untuk dipanaskan susu dengan suhu 65 derajat celcius untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Atau kamu juga bisa menggunakan cara frothing yaitu mengaduk secara cepat susu yang telah panas, menggunakan milk frother yang akan menghasilkan busa pada susu.

Baca juga:

Kepribadian Seseorang Dapat Dilihat Dari Jenis Kopi yang Diminum

Penggunaan milk jug

Penggunaan milk jug
Penggunaan milk jug yang benar untuk membuat latte art (Foto: pixabay/haselzman)

Milk jug bisa dikatakan sebagai kuas untuk menciptakan seni pada kopi. Penggunaan milk jug tidak bisa sembarangan, tentunya dibutuhkan kenyamanan dan dibutuhkan kestabilan untuk bisa mengendalikan milk jug. Kamu bisa memegang milk jug dengan menggunakan jempol dan jari telunjuk hingga bagian atas

Pouring

Cara pouring latte art
Cara pouring latte art (Foto: Chavanon photography)

Pouring atau menuangkan susu yang telah disteam ataupun froting ke dalam cangkir espresso dengan mengatur kemiringan cangkir dengan melihat seberapa lebar cangkir tersebut. Jika permukaan cangkir lebar maka akan semakin miring pula cangkir tersebut. Namun, jika permukaan cangkir kecil sebaiknya tidak perlu dimiringkan.

Kamu bisa mengatur posisi milk jug berdekatan dengan cangkir yang telah kamu pegang sampai membentuk sudut siku-siku, setelah itu kamu bisa mulai menuangkan susu mulai dari tengah dengan gerakan memutar.

Apabila cangkir terasa sudah terisi setengah, kamu bisa angkat milk jug dan kembali menuangkan lagi depan diikutin dengan gerakan dorongan ke sisi ujung cangkir sampai terbentuk motif yang diinginkan. Sembari melakukan gerakan dorongan hingga membentuk motif, kamu bisa meluruskan cangkir agar tidak tumpah. (Bel)

Baca juga:

Dua Kutub Berseberangan Soal Kopi, Kamu Masuk Tim Mana?

#KOPILABORASI #Latte Art Competition #Seniman #Hobi #Kopi #Barista #Kopi Unik #Kreatif #Seni Lukis
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Indonesia
Pemidanaan Videografer Amsal Bakal Matikan Semangat Ekonomi Kreatif
Beberapa komponen pekerjaan seperti ide, editing, hingga penggunaan peralatan dinilai nol oleh auditor dan jaksa penuntut umum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Pemidanaan Videografer Amsal Bakal Matikan Semangat Ekonomi Kreatif
Indonesia
Komisi III DPR Soroti Praktik Penentuan Harga Dalam Industri Kreatif di Kasus Videografer Amsal
Sejumlah pihak lain turut diundang, termasuk perwakilan dari komunitas ekonomi kreatif yang memberikan advokasi kepada Amsal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Komisi III DPR Soroti Praktik Penentuan Harga Dalam Industri Kreatif di Kasus Videografer Amsal
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bagikan