Sains

Sempat Viral, Monolit Logam di Utah Kini Menghilang

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 01 Desember 2020
Sempat Viral, Monolit Logam di Utah Kini Menghilang

Hanya tersisa di bagian ujung yang berbentuk segitiga. (Foto: Twitter/h2oetry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA waktu lalu, dunia sempat diguncangkan dengan penemuan monolit logam di lanskap gurun batu merah Utah, negara bagian barat AS. Monolit logam misterius yang ditemukan oleh kru helikopter Departemen Keamanan Publik Utah ini baru saja dilaporkan menghilang, Minggu (29/11). Ke mana perginya?

Hilangnya monolit logam ini dunggah ke akun Twitter Jack Waters dan hanya menampilkan ujung monolit yang berbentuk segitiga.

“Hanya bagian atas segitiga yang tersisa serta bagian dari alas di bawah tanah. Jika saya berani menebak, itu mungkin dibongkar oleh seseorang yang bertekad untuk mencegah keingintahuan yang ceroboh,” tulis Jack Waters.

Baca juga:

Balai Arkeologi Temukan Papan Batu hingga Tangga Peninggalan Megalitik di Bukit Yomokho Papua

monolith

The obelisk met a swift fate before we arrived. Only the triangular top remained as well as parts of the below-ground base. If I ventured a guess, it was probably dismantled by someone determined to prevent careless curiosity that tends to ruin alluring sites. pic.twitter.com/kXP5KypmlS — Jack Waters ???????????? (@h2oetry) November 29, 2020


Mengutip laman The Verge, Biro Pengelolaan Tanah Utah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mendapatkan laporan terpercaya bahwa monolit logam ini mungkin dipindahkan oleh pihak tak dikenal pada 27 November 2020 malam. Hal ini dilakukan setelah penemuan monolit itu viral di media sosial.

“Kami tidak memindahkan struktur apapun yang dianggap miliki pribadi oleh seseorang. Kami tidak menyelidiki kejahatan yang melibatkan properti pribadi yang ditangani olhe kantor kepala polisi daerah setempat,” tulis unggahan pihak Biro.

Ryan Bacher, sang pilot helikopter pun mengatakan bahwa ketika temannya kembali keesokan harinya, logam itu telah hilang.

“24 jam kemudian, teman dekat saya, yang juga seorang pilot helikopter, menerbangkan keluarganya untuk melihat juga dan menemukannya hilang,” kata Bacher.

Baca juga:

Mengenal 5 Logam Terkuat di Marvel Universe


Logam yang berdiri bagi pilar setinggi 3,6 meter ini pertama kali ditemukan pada 18 November lalu oleh pejabat setempat yang tengah memantau menggunakan helikopter. Tidak ada indikasi yang jelas dari mana asalnya atau siapa yang meletakkannya di sana. Obyek logam ini disebut-sebut mirip seperti di film 2001: A Space Odyssey garapan sutradara Stanley Kubrick.

Keberadaan monolit logam ini pun sempat memicu banyak dugaan dari masyarakat, bahkan ada yang mengatakan ini adalah ulah alien. Puluhan orang pun meramaikan gurun terpencil tersebut hanya untuk melihat bangunan misterius.

Lokasi keberadaan monolit logam ini sangat terpencil dan para pejabat tidak mengungkap lokasi persisnya ke publik. (and)

Baca juga:

Bakteri Pemakan Logam Tak Sengaja Ditemukan di Kaca Kotor

#Viral #Sains #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan