Polda Metro Buka Gerai Vaksinasi Booster di GBK sampai Lebaran

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 02 April 2022
Polda Metro Buka Gerai Vaksinasi Booster di GBK sampai Lebaran

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin penguat COVID-19 dalam Vaksinasi Booster Polsek Cilandak di Pasar Mede, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (26/2). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya membuka gerai vaksinasi booster di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (2/4). Warga Jakarta yang belum menerima suntikan vaksin, khususnya booster diminta datang ke GBK.

"Saat ini Polda Metro Jaya menggelar vaksinasi di GBK, bagi rekan-rekan yang ingin melaksanakan vaksinasi, khususnya yang akan booster silakan datang ke Gelora Bung Karno," ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran seperti dikutip dari laman akun instagram @kapoldametrojaya.

Baca Juga

Lebih Mudah Mendapatkan Vaksin dengan Quicktest

Dikatakan Fadil, gerai vaksinasi booster yang diselenggarakan Polda Metro Jaya di GBK ini akan tetap buka sampai dengan menjelang mudik Lebaran 2022 mendatang.

Dia ingin memastikan seluruh masyarakat Jakarta yang akan melaksanakan mudik nanti sudah menerima suntikan vaksin secara lengkap baik tahap 1, 2 maupun tiga atau booster. Sehingga, pertemuan dan silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman bisa terasa lebih aman, nyaman, dan sehat.

"Kami akan membuka gerai sampai dengan menjelang mudik, pastikan kita mudik sudah di booster agar sehat bertemu dengan sanak family nanti. Lebaran semua nikmat sekaligus sehat," jelas mantan Kapolda Jawa Timur tersebut.


Kepolisian, terutama jajaran Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan strategi untuk mewujudkan rasa aman, nyaman, dan khusyuk bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah di masa pandemi.

Baca Juga

Ketua DPR Minta Pemerintah Permudah Mudik dengan Gencarkan Vaksinasi Booster

Fadil Imran menyampaikan sudah selayaknya umat Islam menyambut bulan suci Ramadan dengan sukacita. Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah.

Polda Metro Jaya akan mengerahkan dua ribu personil gabungan untuk melakukan pengamanan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menambahkan, fokus pengamanan ini antara lain membantu masyarakat, khususnya umat Islam yang akan melaksanakan ibadah Ramadan agar bisa melakukan kegiatan ibadah dengan khusyuk.

Selain itu, Zulpan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengurangi potensi kegiatan yang bisa berdampak negatif pada situasi keamanan dan ketertiban wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Seperti tawuran, balap liar termasuk juga berkumpul dalam jumlah yang menyalahi dari prokes dan saat ini juga kita masih dalam situasi pandemi COVID-19," terangnya. (Knu)

Baca Juga

Pemerintah Jadikan Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi COVID-19

#Kapolda Metro Jaya #Polda Metro Jaya #Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Kedua orang tersebut masih diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Indonesia
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Polisi akan menjamin pelaksanaan aspirasi dari mahasiswa berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Bagikan