Selebritas

Pharrell Williams Produksi Alat Makan Unik dari Plastik Daur Ulang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2020
Pharrell Williams Produksi Alat Makan Unik dari Plastik Daur Ulang

The Pebble, Set Alat Makan Terbuat Dari Limbah Plastik. (Instagram/@wearepentatonic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERUPAYA menyelamatkan bumi dan orang-orang dari virus, brand milik Jamie Hall bernama Pentatonic berkolaborasi dengan I Am Other, merek dagang milik musisi terkenal Pharrell Williams. Kolaborasi antara keduanya menghasilkan set alat makan unik bernama The Pebble.

Baca juga:

Donald Glover Kembali Perankan Lando Calrissian untuk Proyek Terbaru Star Wars

"Kami mengembangkan produk ini dengan memikirkan skenario festival makan dan makan dan minum saat bepergian. Situasi yang secara tradisional mendorong maraknya penggunaan peralatan makan sekali pakai," ucap Jamie Hall, salah satu pendiri Pentatonic.

Dengan set alat makan The Pebble, pengguna dapat merasa lebih aman makan di luar rumah sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang penggunaanya menjadi marak sejak pandemi.

Pharrell Williams Produksi Alat Makan Unik dari Plastik Daur Ulang
Pharrell Williams Kolaborasi Dengan Pentatonic dan Buat Set Alat Makan Ramah Lingkungan. (Instagram/@Pharrell)

Tidak perlu khawatir, walau berisi lima alat makan, The Pebble dibuat dengan kemasan yang tidak besar hanya seukuran mouse komputer yang bisa kamu bawa kemana-mana tanpa repot. Set alat makan ini didesain oleh brand Otherware.

Melansir laman WWD, Pentatonic adalah brand yang peduli lingkungan, mereka menawarkan solusi berkelanjutan (sustainability) untuk kliennya yang menargetkan pengurangan limbah, produksi secara lokal, dan menghasilkan dampak lingkungan yang positif dengan memanfaatkan bahan-bahan limbah dari brand lain yang ada dan mengembangkannya menjadi produk utilitarian dan alat ritel.

Menurut Dezeen, Pentatonic sebelumnya sudah pernah mengubah handphone dan puntung rokok, dan baju bekas menjadi furnitur dan mengubah cangkir kopi bekas menjadi kursi, dan lain-lain.

The Pebble adalah produk yang dapat didaur ulang dan dibuat dari bahan limbah, termasuk CD polikarbonat daur ulang dan polipropilen dari kemasan makanan.

"Tim kami sangat prihatin dengan masalah plastik sekali pakai yang tampaknya tak terhentikan, terutama dalam sektor makanan dan minuman. The Pebble membuat mudah bagi orang untuk mengambil langkah pertama untuk berusaha menghilangkan penggunaan plastik sekali pakai," ucap Darla Vaughn, pemimpin proyek The Pebble.

Ini juga bukan kali pertama Pharrell Williams membuat proyek yang sustainable. Musisi ini sebelumnya pernah meluncurkan koleksi mode dengan G-Star Raw yang terbuat dari limbah plastik laut.

Pharrell Williams Produksi Alat Makan Unik dari Plastik Daur Ulang
Plastik Sekali Pakai Menjadi Jenis Plastik yang Paling Banyak Ditemukan. (pixabay stux)

Melansir laman CNN, plastik sekali pakai menjadi perhatian utama bagi lingkungan secara global dan merupakan setengah dari seluruh jenis produksi plastik menurut PBB.

Pada tahun 2019, Parlemen Eropa menyetujui undang-undang yang melarang penggunaan 10 barang plastik sekali pakai, termasuk sedotan dan kapas pada tahun 2021.

Seperti di DKI Jakarta, Indonesia, beberapa negara bagian di AS, seperti California, telah mencari cara untuk mengurangi polusi plastik dengan melarang kantong plastik sekali pakai.

Meskipun pelarangan seluruh negara bagian California sementara dicabut pada bulan April selama 60 hari, akibat adanya pandemi. (lev)

Baca juga:

'Folklore', Album Terbaru dari Taylor Swift

#Pharrell Williams #Daur Ulang #Limbah Plastik #Sampah Plastik #Ramah Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Berita Foto
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Suasana penyerahan donasi berupa mejad dan kursi daur ulang kepada siswa-siswi SD, SMP, SMA Al Rahmah di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Indonesia
Nasib Harga Pupuk dan Produk Plastik di Ujung Tanduk Buntut Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi
Lonjakan biaya produksi tidak hanya menyasar minyak mentah, tetapi juga merembet ke produk jadi seperti obat-obatan, pakaian jadi, hingga peralatan rumah tangga
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
Nasib Harga Pupuk dan Produk Plastik di Ujung Tanduk Buntut Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi
Indonesia
Prabowo Kerahkan Teknologi Mikro Kampus, Sampah Diselesaikan di Tingkat Paling Rendah
Presiden mengapresiasi kontribusi akademisi yang berhasil menciptakan alat daur ulang dan pemusnah sampah inovatif
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Prabowo Kerahkan Teknologi Mikro Kampus, Sampah Diselesaikan di Tingkat Paling Rendah
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Sampah seberat 26,43 ton dari berbagai jenis berhasil dikumpulkan oleh tim kebersihan setelah acara tersebut rampung
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Indonesia
DPRD DKI Desak Solusi Mikroplastik Air Hujan, ITF Sunter-Bantargebang Jadi Kunci
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menunjukkan perhatian besar terhadap isu pengelolaan sampah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
DPRD DKI Desak Solusi Mikroplastik Air Hujan, ITF Sunter-Bantargebang Jadi Kunci
Bagikan