Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Pelantikan Selesai, Kini Saatnya Menagih Jokowi Lunasi Janji-Janji Kampanyenya Ini!

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 20 Oktober 2019
Pelantikan Selesai, Kini Saatnya Menagih Jokowi Lunasi Janji-Janji Kampanyenya Ini!

Foto resmi Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin resmi menjadi Presiden-Wakil Presiden RI 2019-2024 setelah dilantik MPR siang tadi. Pasangan itu berhasil memenangkan Pilpres Juli 2019 lalu dengan 85.607.362 suara, atau 55,50% dari total pemilih berdasarkan keputusan KPU.

Kini para pemilih itu bersama seluruh rakyat Indonesia tentu berhak menagih janji-janji kampanye Jokowi yang disampaikan kedua setelah mereka resmi dilantik. Saat Pilpres lalu, Jokowi-Ma'ruf Amin mengusung visi: Terwujudnya Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.

Baca Juga:

Sukseskan Pak Jokowi, Saatnya bersatu

Janji Kampanye Jokowi
Jokowi melambaikan tangannya kepada para pendukung dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno (foto: antaranews)

Adapun, implementasi visi itu tertuang dalam sejumlah misi yang bakal Jokowi wujudkan di masa kepemimpinannya yang kedua. Berikut penjabaran ke-9 misi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin itu:

  1. Peningkatan kualitas manusia Indonesia.
  2. Struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
  3. Pembangunan yang merata dan berkeadilan.
  4. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.
  5. Kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa.
  6. Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.
  7. Perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.
  8. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya.
  9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka Negara Kesatuan.

Selama kampanye pemenang Pilpres 17 Juli 2019 itu, Duet Jokowi-Ma'ruf beberapa kali mengumbar sejumlah janji-janji manis yang kini saatnya untuk ditagih buktinya. Sedikitnya ada 10 janji utama Jokowi yang terekam media selama hampir setahun massa kampanye Pilpres itu, antara lain:

  1. Kemiskinan turun dan kartu sembako murah.
  2. Klaim jaminan pendidikan dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
  3. Program Mekaar dan UMI (Pembiayaan Ultra Mikro).
  4. Sertifikasi tanah dan konsesi lahan.
  5. Dana desa akan capai Rp 400 Triliun.
  6. Koperasi petani dan bank mikro nelayan.
  7. Rasio elektrifikasi dan pemanfaatan energi terbarukan.
  8. Kartu Pra-Kerja.
  9. Permudah usaha generasi muda.
  10. Akses internet cepat seluruh Indonesia.
Pelantikan Jokowi dan Janji Kampanye
Kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf di Gelora Bung Karno (Foto: antaranews)

Baca Juga:

PR Berat Jokowi

Tak hanya sektor ekonomi, sosial dan teknologi, Jokowi juga tidak melupakan sektor pertahanan dan keamanan, mulai dari pengadaan alutsista baru yang lebih canggih. Presiden terpilih pun berkomitmen terus meningkatkan kesejahteraan prajurit dengan janji meningkatkan tunjangan kinerja TNI tahun depan.

"Anggaran pertahanan tahun 2019 yang Rp121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp131 triliun di tahun 2020," kata Jokowi dalam peringatan HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, awal Oktober lalu.

"Pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun dan akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020," imbuh mantan duet Wapres Jusuf Kalla (JK) sejak 2014 silam itu.

Di luar janji-janji kampanye itu, Jokowi memang belum menyampaikan pernyataan tegas terkait isu penuntasan sejumlah kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu. Satu poin penting yang bisa ditanggih seluruh rakyat Indonesia kepada pemegang kekuasaan eksekutif di Indonesia hingga lima tahun ke depan itu.

Memang, Presiden dan Wapres baru tidak bisa langsung mewujudkan semuanya hanya dalam waktu sehari setelah pelantikan. Duet Jokowi dan wakil Ma'ruf Amin memiliki waktu panjang sampai 5 tahun, tepatnya 19 Oktober 2024 mendatang, untuk mewujudkan semua janji manis mereka. (Knu)

Baca Juga:

Tak Singgung Persoalan HAM, Pidato Jokowi Dianggap Memprihatinkan

#Lampu Kuning Oktober #Joko Widodo #KH Ma'ruf Amin #Presiden Jokowi #Wakil Presiden
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Jokowi menanggapi penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah UGM. Ia menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Indonesia
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Sebanyak 15 mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Sudah Serahkan Surat Pengunduran Dirinya sebagai Wapres
Beredar konten informasi yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Sudah Serahkan Surat Pengunduran Dirinya sebagai Wapres
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Bagikan