Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Februari 2020
Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi

Banyak manfaat dari kopi selain diminum (Foto: Pixabay/Couleur)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang di seluruh dunia lebih memilih kopi dibanding minuman lainnya. Memang, terdapat banyak variasi dalam penyajiannya, seperti espresso dengan atau tanpa susu, panas maupun dingin. Namun, yang lebih mengesankan adalah masih ada beberapa manfaat yang kita bisa dapatkan dari ampas sisa seduhan kopi.

Bukan untuk dikonsumsi, melainkan berbagai manfaat lain yang mungkin belum pernah kamu tahu sebelumnya. Jangan langsung dibuang setelah selesai diseduh, berikut beberapa manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari ampas kopi seperti yang dilansir dari laman brightside.

Baca juga:

4 Barang Bermanfaat Ini Terbuat Dari Ampas Kopi

1. Pewangi tangan

Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi
Cuci tangan dengan kopi dapat menghilangkan bau tak sedap (Foto: medicalnewstoday)

Siapa yang bisa menahan aroma ajaib dari kopi? Itu seakan memanggilmu ketika menghirup aroma dari secangkir kopi yang baru diseduh. Atas alasan itu, mengapa tidak memanfaatkan kopi sebagai pewangi tangan?

Gunakan ampas sisa seduhan kopi untuk menghilangkan bau dari tanganmu. Gosok sampai bersih dan bilas dengan air. Dijamin bau yang tadinya tercium dan mengganggu seketika akan berubah menjadi aroma kopi.

2. Alternatif krim anti-selulit

Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi
Kopi dipercaya mencegah dan meminimalisir selulit (Foto: medicalnewstoday)

Kebanyakan krim anti-selulit yang dijual di pasaran memiliki satu bahan yang sama, yakni kafein. Masalahnya adalah krim tersebut biasanya dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Jadi jika kamu punya kopi di rumah, mengapa tidak memanfaatkannya?

Kamu dapat membuat perawatan anti-selulit sendiri dengan mencampurkan ampas kopi dengan minyak kelapa. Oleskan ke area selulit dan pijat dengan gerakan memutar selama beberapa menit, lalu bilas dengan air. Ini menjadi cara yang jauh lebih hemat untuk mengatasi masalah selulit.

Baca juga:

Ketika Kopi Dituangkan ke Dalam Kanvas dan Menjadi Karya Seni

3. Menghilangkan kutu anjing peliharaan

Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi
Kopi dapat menghilangkan kutu pada anjing (Foto: Pixabay/oritslama)

Ternyata peliharaanmu juga bisa dapat manfaat dari bubuk kopi. Bagaimana bisa? Karena aromanya yang kuat, kopi dapat digunakan sebagai perawatan DIY untuk mengusir kutu dan menjauhkan parasit penghisap darah dari anjing peliharaanmu.

Setelah kamu memandikan anjing, gosok tubuhnya dengan ampas kopi dan bilas kemudian. Selain menghilangkan kutu, ampas kopi juga membawa manfaat ekstra untuk menjaga anjing peliharaanmu dari bau tidak sedap.

4. Pengusir kucing

Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi
Aroma kopi bisa digunakan untuk mengusir kucing (Foto: Pixabay/MabelAmber)

Jika kamu memiliki halaman belakang, teras, atau taman, kamu mungkin pernah dikunjungi oleh kucing liar. setidaknya sekali, atau berkali-kali saat kamu tidak mengetahuinya. Kucing-kucing tersebut (khususnya jantan) senang buang air kecil untuk menandakan wilayah 'jajahannya'.

Bau dari urin kucing bisa jadi sangat mengganggu, dan kopi bisa jadi pilihan untuk menakut-nakuti mereka tanpa menyakitinya. Tampaknya, sebagian besar kucing tidak tahan dengan aroma kopi yang kuat dan biasanya membuat mereka menjauh.

Letakkan ampas kopi yang dicampur dengan kulit jeruk di tempat yang tepat di sekitar rumahmu, dan kucing-kucing liar dijamin tidak akan berani menghampirinya, apalagi buang air kecil di tempat itu.

Baca juga:

Mau Tahu Tentang Kopi Lebih Jauh? Tonton 4 Film Ini

Nah, mulai sekarang jangan langsung buang ampas kopimu ya! Cobalah untuk menggunakannya dan menjadi lebih bermanfaat. (Arb)

#KOPILABORASI #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan