Kapolda Rikwanto Tegaskan PSU Pilgub Kalsel Berjalan Kondusif

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 Juni 2021
Kapolda Rikwanto Tegaskan PSU Pilgub Kalsel Berjalan Kondusif

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto bersama forkopimda memantau di TPS 07 Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin. (ANTARA/Firman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian memastikan situasi keamanan kondusif dan tidak ada gejolak apapun di hari pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (Pilgub Kalsel). Rabu (9/6).

"Sampai detik ini saya tidak menerima laporan adanya gangguan keamanan dari seluruh wilayah yang menggelar PSU, jadi situasi aman terkendali," kata Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rikwanto di Banjarmasin, Rabu (9/6).

Menurut Kapolda, Forkopimda kompak menciptakan situasi yang kondusif demi terselenggaranya PSU pada hari ini. Bahkan dalam dua hari terakhir, dia perintahkan anggota Polri dibantu TNI melakukan patroli skala besar 1x24 jam untuk masuk hingga ke jalan "tikus" di gang-gang sempit.

Baca Juga:

Digelar Hari Ini, KPU Berharap PSU Kalimantan Selatan Lancar

"Kita tracing betul masalah keamanan. Secara dialogis menyapa masyarakat di pemukiman yang wilayahnnya menggelar PSU supaya pelaksanaan hari ini dapat berjalan dengan baik. Warga juga tidak ada keraguan untuk menyalurkan hak suaranya dengan perasaan gembira," tutur jenderal bintang dua itu.

Sedangkan yang terkait pidana pemilu, juga dipastikan Rikwanto telah diselesaikan Bawaslu melalui Sentra Gakkumdu sebelum pelaksanaan PSU. Sehingga jika pun ada masalah pidana maka hal itu di luar pada pidana pemilu terkait Pilgub.

"Itu on the track jadi silahkan dipantau saja perkembangannya. Yang pasti, PSU hari ini harus berjalan aman, tertib dan lancar," tandasnya.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal mengatakan, pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (Pilgub Kalsel) yang berlangsung hari ini telah berhasil mewujudkan pilkada yang lancar, aman dan damai sekaligus sehat.

"Mengingat kita masih situasi pandemi COVID-19, maka kesehatan sangat penting di samping keamanan tentunya dan hari ini keduanya dapat terlaksana," kata Safrizal di Banjarmasin, Rabu.

Menurut Safrizal, protokol kesehatan telah dijalankan secara baik mulai cek suhu tubuh dan penyediaan tempat cuci tangan di TPS. Kemudian wajib menggunakan masker bahkan disiapkan masker cadangan bagi pemilih.

Begitu pula untuk kedatangan telah diatur berdasarkan jadwal yang tertera di undangan, sehingga tidak terjadi penumpukan masyarakat di lokasi TPS.

Pasangan Pilgub Kalsel. (Foto: Antara)
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto bersama forkopimda memantau di TPS 07 Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin. (ANTARA/Firman)

"Kami berterima kasih kepada penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Kemudian aparat TNI-Polri yang telah bekerja keras menjaga kondusifitas hingga hari pencoblosan," tuturnya.

Ketua KPU RI Ilham Saputra mengaku bersyukur gelaran PSU di Kalsel terpantau lancar tanpa kendala. Bahkan antusias masyarakat memberikan hak suaranya juga terlihat.

"Berdasarkan monitoring kami ke beberapa TPS, partisipasi pemilih cukup tinggi. Contohnya di TPS 07 Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin sejak pagi warga ramai berdatangan bahkan sebelum pukul 10.00 WITA sudah ada 100 lebih orang yang menggunakan hak suaranya dari sekitar 400 DPT," bebernya.

Ilham mengajak seluruh masyarakat dapat mempertahankan situasi sejuk tersebut hingga berakhirnya proses perhitungan suara di TPS untuk selanjutnya dibawa ke tingkat kecamatan secara berjenjang hingga ke provinsi.

Dua kandidat yaitu paslon 01 Sahbirin Noor-Muhidin sebagai petahana ditantang paslon 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat memperebutkan suara 266.757 orang yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) di 827 TPS di tujuh kecamatan pada satu kota dan dua kabupaten dalam PSU kali ini. (*)

Baca Juga:

MK Perintahkan Pemungutan Ulang Pilkada Kalsel, Denny Indrayana Bernapas Panjang

#Pilkada 2020 #Pilkada Serentak #Kalimantan Selatan #UU Pilkada #Denny Indrayana
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Paris Barantai merupakan lagu daerah legendaris Kalimantan Selatan karya H. Anang Ardiansyah yang mengangkat tema cinta, kerinduan, dan kecintaan terhadap kampung halaman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Indonesia
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Kompetisi antarkader di internal partai politik harus berjalan secara sehat dan tidak menghalalkan segala cara dan transaksional
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Indonesia
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Dedi menekankan bahwa anggota DPRD merupakan representasi sah yang dipilih langsung oleh rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Indonesia
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Ongkos yang besar sejak tahap pencalonan membuat banyak kandidat sudah mengeluarkan uang banyak, tetapi belum tentu bisa maju dalam kontestasi.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Indonesia
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Kalau kita ingin melaksanakan demokrasi ini, rakyatnya harus dicerdaskan
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Indonesia
Nasib Pemilu 2029 di Ujung Tanduk Jika RUU Pilkada Gagal Ketok Palu Tahun 2026
Hingga saat ini, DPR RI masih memetakan sekitar 20 isu substansial sebelum menentukan metode pembentukan undang-undang yang akan digunakan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Februari 2026
Nasib Pemilu 2029 di Ujung Tanduk Jika RUU Pilkada Gagal Ketok Palu Tahun 2026
Indonesia
PSI Ingin Tampung Aspirasi Warga Soal Pilkada Tak Langsung, Pilkada Masih Banyak Kekurangan
Kaesang, dalam pidatonya saat Rakernas PSI 2026, mengakui bahwa pelaksanaan Pilkada langsung selama ini belum dapat membuahkan hasil atau bahkan proses yang memuaskan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Ingin Tampung Aspirasi Warga Soal Pilkada Tak Langsung, Pilkada Masih Banyak Kekurangan
Indonesia
Komisi II DPR RI Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Kunci Pemerintahan Efektif dan Sehat
Lebih jauh, muncul usulan untuk menaikkan angka ambang batas dari yang berlaku saat ini sebesar 4 persen menjadi kisaran 5 hingga 7 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Komisi II DPR RI Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Kunci Pemerintahan Efektif dan Sehat
Indonesia
High Cost Politics Calon Bikin Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Bukan Ubah Cara Pemilihan
orupsi sering kali didorong oleh kebutuhan untuk menutup biaya politik yang telah dikeluarkan sebelumnya, sekaligus mengumpulkan modal untuk kontestasi periode berikutnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
High Cost Politics Calon Bikin Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Bukan Ubah Cara Pemilihan
Indonesia
Dasco Janji Tidak Buru Buru Bahas Revisi UU Pilkada, Fokus ke UU Pemilu
Revisi UU Pemilu akan dilakukan bersama dengan memperhatikan sistem dan mekanisme yang disiapkan oleh masing-masing partai politik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Dasco Janji Tidak Buru Buru Bahas Revisi UU Pilkada, Fokus ke UU Pemilu
Bagikan