'Parents', Punya Hewan Peliharaan Ternyata Bagus untuk Tumbuh Kembang Anak

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 25 Januari 2019
'Parents', Punya Hewan Peliharaan Ternyata Bagus untuk Tumbuh Kembang Anak

Hewan peliharaan akan banyak membantu anak dalam tumbuh kembang. (Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMELIHARA hewan merupakan kesenangan tersendiri bagi mereka yang mencintai binatang. Namun, banyak yang rela berhenti memiliki hewan peliharaan saat memiliki buah hati. Hal itu demi mencegah hal-hal yang berdampak buruk bagi anak.

Terlepas dari keputusan itu, ternyata memelihara hewan dapat memberikan beberapa manfaat untuk tumbuh kembang anak.

1. Mengajarkan anak tanggung jawab

Dua orang anak kecil. (Pixabay/Bess-Hamiti)
Dua orang anak kecil. (Pixabay/Bess-Hamiti)

Gail F Melson, PhD., seorang profesor studi perkembangan anak dari Universitas Purdue, mengungkapkan bahwa keberadaan hewan peliharaan terbukti dapat membuat anak lebih bertanggung jawab.

Ketika memelihara hewan di rumah, secara tidak langsung, orangtua telah mengajarkan anak bahwa terdapat beberapa rutinitas yang harus dilakukan agar kondisi dan kesehatan hewan terus terjaga. Rutinitas yang dimaksud meliputi memberi makan dan mengajak hewan peliharaan jalan-jalan.

2. Merangsang aktivitas fisik

Anak dan boneka. (Pixabay/cherylholt)
Hewan peliharaan membuat anak aktif secara fisik.(Pixabay/cherylholt)

Jangan keburu takut memelihara hewan di rumah. Seperti dilansir Go-Dok, memelihara hewan yang tepat dapat membuat anak lebih aktif secara fisik.

Dengan memelihara hewan, kamu secara tidak langsung telah memberikan anak teman bermain. Lebih baik daripada membiarkan bauh hati sibuk sendiri dengan gadgetnya, bukan?

3. Meningkatkan kecerdasan emosional

Meningkatkan kecerdasan anak. (Pixabay/Bess-Hamiti)

Meningkatkan kecerdasan anak. (Pixabay/pexels)

Dewasa kini, banyak orangtua merasa puas jika anaknya tumbuh menjadi sosok yang cerdas, atau ber-IQ tinggi. Padahal, hal itu tidaklah cukup. Pasalnya, untuk menjadi sosok yang utuh, anak juga harus terbukti cerdas secara emosional.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk memelihara hewan di rumah! Hewan peliharaan terbukti dapat membentuk anak menjadi sosok yang cerdas baik dari segi IQ maupun ESQ.

4. Memupuk rasa kasih sayang

Anak yang penuh rasa kasih sayang. (Pixabay/Klimkin)

Adanya hewan peliharaan mengajarkan anak untuk mengasihi. (Pixabay/pexels)

Tahukah kamu bahwa memelihara hewan di rumah terbukti dapat memupuk rasa kasih sayang dalam diri anak? Dengan memelihara kucing atau anjing, kamu telah mengajarkan kepada anak bahwa merupakan kodratnya sebagai manusia untuk mengasihi sesama makhluk hidup.

Kelak, nilai itulah yang akan turut membentuk pribadi anak menjadi sosok yang penuh kasih serta mudah bersimpati pada lingkungan di sekitarnya.

5. Meningkatkan kepercayaan diri

Meningkatkan kepercayaan diri anak. (Pixabay/@Free-Photos)
Hewan peliharaan bisa jadi alternatif teman bermain anak. (Pixabay/nastya_gepp)

Memiliki hewan peliharaan juga mampu meningkatkan kepercayaan diri anak. Studi terakhir menunjukkan bahwa keberadaan hewan peliharaan terbukti dapat meningkatkan kepercayaan diri anak.

Faktanya, adanya hewan di rumah dapat menjadi alternatif teman bermain dan curhat anak. Itulah yang ditenggarai dapat memupuk rasa percaya diri si kecil. Hebat, bukan? (*)

Baca Juga: Lebih Menantang, Alasan Fatin Shidqia Pelihara Kucing

#Hewan Peliharaan #Anak #Anak Kecil
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Bagikan