Gedung Opera di Berlin Berkompromi dengan COVID-19

Leonard Leonard - Selasa, 16 Juni 2020
Gedung Opera di Berlin Berkompromi dengan COVID-19

Berlin masih menerapkan pembatasan. (Foto: opera-online)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"DAS RHEINGOLD" ungkapan ini telah jadi bagian dari DNA budaya Jerman. Opera dramatis yang ditulis oleh Richard Wagner menceritakan kisah para dewa dan dewi, raksasa dan kurcaci, emas curian, cinta dan benci.

Biasanya dimainkan di teater mewah, namun sekarang tidak mungkin lagi karena COVID-19. Penerapan pembatasan di Berlin termasuk melarang pertemuan besar di ruang tertutup publik seperti bioskop, teater, dan klub malam.

Baca juga:

Tips Aman Menikmati Event Besar Berkonsep Drive-In

1
Diselenggarakan di area parkiran mobil (Foto: euronews)

Alhasil, gedung opera utama ibu kota, Deutsche Oper, menjadi kreatif. Mementaskan event tahunan di ruang terbuka sambil menjaga jarak sosial yang aman di luar gedung di bagian dek parkiran mobil.

"Pada awalnya, itu adalah solusi darurat. Namun dalam keadaan darurat, kamu menjadi inventif. Kemudian pada akhirnya, kamu merasa sangat cocok, itu benar," Dietmar Schwarz, direktur Deutsche Oper Berlin, mengatakan kepada Euronews.

Penampilan yang biasanya berdurasi dua setengah jam, yang merupakan bagian dari siklus Ring empat babak Wagner, telah disadur menjadi 90 menit.

Dalam versi ini, hanya terdapat 22 orang musisi berada di panggung dan mereka saling menjaga jarak satu sama lain. Itu adalah tantangan artistik, kata sutradara kelahiran Afrika Selatan, Neil Barry Moss.

Baca juga:

'Drive-in Disco', Dunia Hiburan Jerman Tak Padam di Tengah Pandemi

2
Biasa dimainkan di tetater mewah (Foto: hisour)

"Kami mendapat ruang luar biasa ini, dengan sejarah yang luar biasa. Juga memberi kamu kesempatan untuk melakukan versi aneh yang tidak dilakukan orang lain. Apa yang seharusnya kamu katakan tentang karya yang begitu terkenal? Bagi saya, ini adalah sangat jelas," kata Moss.

Ini hanya kedua kalinya pertunjukan dipentaskan di dek parkir opera. Pertunjukan terakhir kali yaitu pada tahun tahun 2014, namun akustik masih hadir secara mengejutkan.

"Kami benar-benar lupa saat itu, namun akustiknya sebenarnya cukup bagus di sini. Cukup bagus tanpa amplifikasi. Jelas tidak ideal, namun cukup bagus," kata Schwarz.

Otoritas Jerman pada akhirnya mungkin mengizinkan pertunjukan dan konser yang lebih kecil di bioskop di musim panas nanti.

Namun sejak dimulainya pandemi COVID-19, ini adalah satu-satunya opera yang diselenggarakan langsung di depan para penonton di Jerman.

"Saya pikir itu sangat penting. Budaya adalah sesuatu yang kamu anggap remeh. Namun tanpa itu, kamu tidak bisa berfungsi. Saya kira itu adalah hak asasi manusia untuk ikut serta dalam budaya," kata Moss.

Hanya sebanyak 800 tiket yang tersedia untuk lima pertunjukan yang dijadwalkan di tempat parkir. Mereka semua terjual habis dalam 12 menit. (lgi)

Baca juga:

Menayangkan Film Internasional, Bandara di Lituania diubah Menjadi Bioskop Drive-in

#Jerman #New Normal #Seni Pertunjukan
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Kunjungan itu menandai rangkaian peringatan 75 tahun hubungan bilateral kedua negara yang akan diperingati pada 2027.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Kedua presiden membahas potensi kerja sama bisnis, energi, iklim, tenaga kerja, dan budaya.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Rombongan Presiden Jerman dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.00 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Olahraga
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Gelandang enerjik Felix Nmecha membuka keran gol laga baru berjalan enam menit usai memanfaatkan umpan matang Florian Wirtz
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Olahraga
Bisa Ada Kejutan dari ‘Pantera Negra’, Statistik dan Prediksi Laga Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Curacao ialah tim debutan Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Bisa Ada Kejutan dari ‘Pantera Negra’, Statistik dan Prediksi Laga Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Olahraga
Prediksi Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggul, Ekuador dan Pantai Gading Bersaing Ketat
Jerman diprediksi menjadi juara Grup E Piala Dunia 2026. Simak analisis peluang Ekuador, Pantai Gading, dan Curaçao menuju babak gugur.
ImanK - Selasa, 09 Juni 2026
Prediksi Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggul, Ekuador dan Pantai Gading Bersaing Ketat
ShowBiz
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Pertunjukan drama musikal Mar kembali lagi ke panggung pertunjukan di Ciputra Artpreneur, Jakarta Pusat, pada 15-17 Mei 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Dunia
Mobil Tabrak Kerumunan di Leipzig, Jerman, 2 Tewas
Pihak kepolisian menilai insiden ini sebagai kasus amukan kekerasan. “
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
 Mobil Tabrak Kerumunan di Leipzig, Jerman, 2 Tewas
Bagikan