MERAHPUTIH.COM — SEBUAH mobil menabrak kerumunan orang di Kota Leipzig, Jerman, Senin (4/5). Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Pelaku telah ditangkap meski belom diketahui motifnya menabrakkan mobil ke kerumunan.
Polisi setempat mengonfirmasi sebuah mobil menabrak beberapa orang di kawasan pusat Grimmaische Strabe sebelum melarikan diri. Kepala pemadam kebakaran Leipzig, Axel Shuh, mengatakan 22 orang terluka, termasuk dua orang dalam kondisi serius.
Seorang saksi mata, Susi, mengatakan kepada Radio Leipzig bahwa ia sedang bersama temannya di sebuah bangku di Grimmaische Strabe saat kejadian terjadi.
“Kami mendengar suara benturan keras,” katanya, seraya menambahkan bahwa pengemudi melaju sangat kencang.
Susi dan temannya berlindung di sebuah toko perhiasan terdekat. Ketika mereka keluar, ia melihat orang-orang yang terluka tergeletak di tanah.
Saksi lain mengatakan mobil tersebut berhenti di dekat pembatas jalan dan seorang perempuan jatuh dari atas mobil. Ia mengatakan para pejalan kaki berusaha memberikan pertolongan pertama, dan sekitar 15 orang berkumpul di sekitar mobil untuk menangkap pengemudi serta mencoba menariknya keluar melalui jendela yang terbuka. Saksi tersebut mengatakan pengemudi mencoba melarikan diri melalui jendela penumpang, tapi polisi tiba di lokasi dan mengikat tangannya dengan pengikat kabel.
Pelaku Pernah Alami Gangguan Mental
Wali Kota Leipzig, Burkhard Jung, mengatakan pelaku ialah warga negara Jerman berusia 33 tahun dan telah ditangkap. Jung menambahkan pihak berwenang belum mengetahui motifnya. Sementara itu, Michael Kretschmer, kepala Negara Bagian Sachsen, lokasi Leipzig, mengatakan tersangka sebelumnya mengalami gangguan mental.
Juru bicara polisi Leipzig, Susanne Luebcke, menjelaskan, sekitar pukul 17.35 waktu setempat, seseorang mengendarai kendaraan melintasi Augustusplatz menuju Grimmaische Strabe, lalu melanjutkan perjalanan melewati area pasar. “Beberapa orang terluka dalam insiden ini. Sayangnya, kami juga harus melaporkan dua korban meninggal dunia,” katanya, dikutip BBC.
Pihak kepolisian menilai insiden ini sebagai kasus amukan kekerasan. “Kami bekerja dengan asumsi bahwa ini adalah tindakan pelaku tunggal dan saat ini tidak ada indikasi adanya ancaman lanjutan terhadap keselamatan publik,” imbuhnya.
Kantor kejaksaan Leipzig mengonfirmasi korban tewas ialah seorang perempuan berusia 63 tahun dan seorang pria berusia 77 tahun, keduanya warga negara Jerman.
Pihak berwenang menyatakan tersangka sedang diselidiki atas dugaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan. Sejauh ini tidak ada dasar yang menunjukkan adanya motif agama atau politik.
Jerman telah mengalami serangkaian serangan tabrak kendaraan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Desember 2024, setidaknya enam orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka setelah serangan di pasar Natal di Magdeburg.
Pada Februari 2025, setidaknya 30 orang terluka ketika sebuah mobil menabrak kerumunan di Munich, lebih dari sepekan sebelum pemilihan federal negara tersebut.(dwi)

