Imlek 2020

Festival Lentera, Mengenal Uniknya Cap Go Meh Warga Tiongkok

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 25 Januari 2020
Festival Lentera, Mengenal Uniknya Cap Go Meh Warga Tiongkok

Kemeriahan Imlek (Foto: people)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERIAHNYA Imlek tidak hanya berhenti di hari itu saja. Lima belas hari setelah Hari Raya Imlek ada tradisi Cap Go Meh. Bila biasanya imlek dirayakan dengan sembahyang ke kelenteng untuk memanjatkan doa keselamatan dan keberkahan di tahun baru, sementara Cap Go Meh, tradisi membawa persembahan berupa kue keranjang dan melakukan sembahyang kue keranjang untuk mengucap syukur dan memohon keselamatan.

Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir perayaan Tahun Baru Imlek. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian berarti secara harafiah 15 hari atau malam setelah Tahun Baru Imlek.

Baca juga:

Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek, Omzet Pengrajin Lampion di Solo Naik 50 Persen

Meriahnya Cap Go Meh ini dibuktikan dengan adanya Festival Lentera atau akrab disebut Yuan Xiao di Tiongkok. Dimulai lebih dari 2000 tahun lalu, festival ini telah mengembangkan banyak makna, seperti merayakan reuni keluarga dan masyarakat. Hal ini merupakan tradisi spiritual kuno. Beberapa dari mereka menyebutnya sebagai hari Valentina China "sejati". Kegiatan di Festival Lentera meliputi menatap bulan, menyalakan lentera, teka-teki, dan tarian singa.

Festival Yuan Xiao (Foto: Life of Guangzhou)

Pada Tahun 2008, Festival Lentera terdaftar sebagai elemen warisan budaya tak benda. Tiap tanggal 15, semua orang tanpa memandang usia atau jenis kelamin, pergi ke jalan untuk merayakan. Di samping melambangkan reuni, Festival Lentera juga merupakan waktu untuk bersosialisasi dan bebas melakukan apapun.

Baca juga:

Menyambut Imlek, JHL Solitaire Solitaire Helat Intimate Gala Dinner

Dahulu di masa Tiongkok Kuno, perempuan biasanya tidak diizinkan keluar rumah. Tetapi pada malam ini, mereka dapat berjalan bebas, menyalakan lentera, bermain game dan berinteraksi dengan pria. Festival Lentera dimulai pada zaman Dinasti Han Barat. Pemimpin saat itu, Kaisar Wu menetapkan hari Cap Go Meh untuk ritual penyembahan bagi Tai Yi, salah satu penguasa alam semesta.

Durasi pelayaran Festival Lentera bervariasi (Foto: Pexels/Jimmy Chan)

Seteh kaisar berganti, untuk merayakan kembalinya perdamaian, Kaisar Wen menetapkan hari libur nasional tiap tanggal ke-15. Setiap rumah di hari itu akan menyalakan lentera. Hal tersebut dikenal sebagai Nao Yuan Xiao. "Nao" dapat diartikan sebagai bersenang-senang, atau menjadi liar karena kegembiraan.

Durasi perayaan Festival Lentera bervariasi sepanjang sejarah. Saat ini, festival secara teknis bukan hari libur nasional. (nic)

Baca juga:

Fakta Unik Seputar Imlek

#Imlek #Tahun Baru Imlek #Selamat Pagi Januari
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang Ditargetkan Dihadiri 1 Juta Orang
Perhelatan Festival Cap Go Meh 2026 yang puncaknya berlangsung pada 3 Maret 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang Ditargetkan Dihadiri 1 Juta Orang
Indonesia
Tukar Kuda Api Indonesia-China di Imlek Festival 2577 Simbol Optimisme dan Kedekatan Kedua Negara
Prosesi pertukaran maskot Kuda Api dilakukan secara langsung antara Irene dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar China di Jakarta, Wang Siping.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Tukar Kuda Api Indonesia-China di Imlek Festival 2577 Simbol Optimisme dan Kedekatan Kedua Negara
Indonesia
Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Pertunjukan seni hingga kolaborasi lintas budaya mewarnai perhelatan Imlek Festival pertama di Indonesia yang berskala nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Berita Foto
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan penghargaan kepada Stafsus Menhan Bidang Komunikasi dan Publik, Deddy Corbuzier saat Perayaan Imlek.
Didik Setiawan - Kamis, 19 Februari 2026
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Berita Foto
Perputaran Ekonomi Jakarta saat Tahun Baru Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun
Anak-anak bermain dekat instalasi Kuda Api Imlek 2026 di Pusat Perbelanjaan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Februari 2026
Perputaran Ekonomi Jakarta saat Tahun Baru Imlek 2026 Tembus Rp9 Triliun
Indonesia
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Wahyudi memprediksi atmosfer kebun binatang akan berubah drastis menjadi lebih tenang dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Indonesia
Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T
Wagub Rano optimistis saat Ramadan hingga Idul Fitri, perputaran ekonomi di Jakarta tembus lebih Rp 20 triliun. Apalagi, masih ada libur hari raya Nyepi.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T
Indonesia
Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh
Rute Yogya-Jakarta jadi yang paling diminati.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh
Indonesia
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Kabar baik bagi pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masa berlakunya habis pada libur nasional Imlek 2026, Senin-Selasa, 16-17 Februari kemarin.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Ingat, Dispensasi Perpanjang SIM Libur Imlek Tanpa Bikin Baru Cuma Berlaku Hari Ini
Indonesia
Ramaikan Libur Imlek 2026, Barongsai Beraksi di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang
Atraksi budaya tersebut menyapa langsung para penumpang Kereta Cepat Whoosh di area keberangkatan dan kedatangan.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Ramaikan Libur Imlek 2026, Barongsai Beraksi di Stasiun Whoosh Halim dan Padalarang
Bagikan