Face Recognition untuk Beruang dan Sapi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 02 Desember 2020
Face Recognition untuk Beruang dan Sapi

Ponsel pintar banyak dilengkapi dengan teknologi facial recognition (Foto: 123RF/ismagilov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGAIMANA cara membedakan wajah bintang liar? Bila kamu bukan peneliti yang mengikuti hidup binatang tersebut, pasti tidak bisa membedakannya. Misalnya wajah beruang grizzly.

Ahli biologi beruang Melanie Clapham telah menghabiskan lebih dari satu dekade mempelajari beruang grizzly yang tinggal di Knight Inlet, British Columbia, Kanada. Ia mengembangkan pemahaman pengenalan wajah dengan memperhatikan hal-hal kecil yang membuat beruang-beruang itu berbeda.

"Saya menggunakan karakteristik individu. Misalnya, seekor beruang memiliki lubang di telinganya atau bekas luka di hidungnya," kata Clapham seperti diberitakan cnn.com, Rabu (2/12).

Baca juga:

Susul Instagram dan Twitter, Spotify Hadirkan Fitur Stories

Namun Clapham tahu, kebanyakan orang tidak memperhatikan detailnya, dan penampilan beruang berubah secara dramatis selama setahun. Yaitu ketika ketika mereka mendapatkan 'mantel' musim dingin yang bisa mengempes sebelum makan. Perubahan ini membuatnya semakin sulit untuk membedakan para beruang tersebut.

Padahal, melacak individu beruang itu penting. Karena, dapat membantu penelitian dan konservasi spesies. Karena itulah, beberapa tahun yang lalu Clapham mulai bertanya-tanya apakah teknologi face recognition membantu.

BearID bisa mengenali wajah beruang. (Foto: Twitter/BearID Project)
BearID bisa mengenali wajah beruang. (Foto: Twitter/BearID Project)

Clapham bekerja sama dengan dua pekerja teknologi yang berbasis di Silicon Valley. Bersama-sama mereka menciptakan BearID, yang menggunakan perangkat lunak pengenal wajah untuk memantau beruang grizzly. Sejauh ini, proyek tersebut telah menggunakan AI dalam mengenali 132 hewan secara individual.

Pengenalan wajah ternak

Sementara BearID memperkenalkan nama ke wajah di alam liar, Joe Hoagland mencoba melakukan hal yang sama di peternakan sapi. Hoagland, seorang peternak sapi di Leavenworth, Kansas, sedang membangun sebuah aplikasi bernama CattleTracs.

Baca juga:

Bisa Dicustom, WhatsApp Tambahkan Wallpaper Chat Baru

Aplikasi ini memungkinkan siapa saja untuk mengambil gambar ternak. Setelah itu akan disimpan bersama dengan koordinat GPS dan tanggal foto tersebut dalam database online. Foto berikutnya dari hewan yang sama akan dapat dicocokkan dengan foto sebelumnya, membantu melacaknya seiring waktu.

Sapi potong, jelasnya, melewati banyak orang dan tempat selama hidup mereka, dari produsen hingga operasi penggembalaan untuk memberi makan banyak dan kemudian ke pabrik pengepakan daging. Tidak banyak pelacakan di antara mereka, sehingga sulit untuk menyelidiki masalah seperti penyakit hewani yang dapat merusak ternak dan dapat membahayakan manusia juga. Hoagland mengharapkan aplikasi tersebut tersedia pada akhir tahun ini.

Aplikasi CattleTracs yang bisa melacak dan mengenali ternak. (Foto: ctvnews.ca)
Aplikasi CattleTracs yang bisa melacak dan mengenali ternak. (Foto: ctvnews.ca)

"Dapat melacak hewan yang sakit itu, menemukan sumbernya, mengarantina, melakukan pelacakan kontak, semua hal yang kita bicarakan dengan virus Corona, adalah hal-hal yang juga dapat kita lakukan dengan hewan," katanya.

Hoagland mendekati KC Olson, seorang profesor di Kansas State University, yang mengumpulkan sekelompok spesialis di sekolah di berbagai bidang seperti ilmu kedokteran hewan dan ilmu komputer. Mereka mengumpulkan gambar ternak untuk membuat database pelatihan dan pengujian sistem AI. Mereka membangun sistem bukti konsep pada bulan Maret yang mencakup lebih dari 135.000 gambar pada 1.000 sapi potong muda.

Hasilnya, menurut Olson 94 persen akurat dalam mengidentifikasi hewan. Ini jauh lebih baik daripada yang ia lihat dengan tag dan pembaca RFID, yang dapat bekerja dengan buruk saat ternak padat. "Ini adalah lompatan besar dalam akurasi," dia menambahkan. (Aru)

Baca juga:

Belajar Memotret dengan Sempurna di Kelas Fotografi Virtual Nikon

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan