Teknologi

Cumi-Cumi Jadi Perintis Perjalanan Panjang Luar Angkasa

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 02 Juni 2021
Cumi-Cumi Jadi Perintis Perjalanan Panjang Luar Angkasa

NASA akan kirim bayi cumi-cumi ke luar angkasa (Foto: pixabay/8385)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BADAN Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan mengirim ratusan bayi cumi-cumi bercahaya dan ribuan tardigrade ke luar angkasa.

Hewan-hewan tersebut nantinya akan menuju ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), sebagai bagian dari misi ke-22 SpaceX.

Baca Juga:

NASA Umumkan Ada Lebih dari 2.000 Calon Planet Layak Huni

Cumi-cumi yang akan dkirim berukuran 3 mm (foto: Pixabay/sailormn234)

Kabarnya SpaceX akan mengirim makhluk mikroskopis itu di atas roket Falcon 9 pada 3 Juni nanti. Tepatnya pada pukul 13.20 waktu setempat dari Space Center, Florida, Amerika Serikat.

Seperti yang dilansir dari laman Science Alert, cumi-cumi yang akan dikirim ke luar angkasa tersebut, memiliki panjang 3 mm dan mempunyai organ khusus penghasil cahaya di dalam tubuhnya.

"Hewan, termasuk manusia, bergantung pada mikroba untuk menjaga kesehatan pencernaan, serta sistem kekebalan tubuh. Kami tak sepenuhnya memahami penerbangan luar angkasa mengubah interaksi yang menguntungkan ini," jelas Jamie Foster, ahli mikrobiologi di University of Florida.

Sedikit informasi, cumi-cumi lahir tanpa bakteri, yang nantinya akan mereka peroleh dari laut disekitarnya. Jadi, peneliti berencana menambahkan bakteri cumi-cumi segera, setelah hewan mungil itu tiba di ISS. Dengan cara itu, peneliti bisa memantau cumi-cumi yang bersimbiosis dengan bakteri.

Baca juga:

Ilmuwan Temukan 24 Planet Layak Huni yang Lebih Baik dari Bumi

roket
NASA dan SpaceX bekerjasama melakukan penelitian untuk rintisan perjalanan luar angkas. (Foto: Unsplash/Bill Jelen)

Setelah mempelajari molekul yang dihasilkan selama proses itu. Para peneliti bisa menentukan gen mana yang dihidupkan dan dimatikan oleh cumi-cumi, untuk berhasil hidup di luar angkasa.

Hal tersebut nantinya akan bisa berguna bagi manusia, dalam membantu menjaga usus dan mikrobioma sistem kekebalan manusia dengan lebih baik, saat perjalanan luar angkasa jarak jauh.

Selain cumi-cumi dibawa pula tardigrade. Hewan yang dikenal sebagai makhluk terkuat Bumi itu berukuran kecil, dengan panjang hanya 1 milimeter. Ketangguhan dari tardigrade sudah tak diragukan lagi. Hewan itu dikenal bisa menghadapi cuaca dan radiasi ekstrem.

Kendati perjalanan luar angkasa merupakan perjalanan yang terbilang sangat sulit. Tapi pada perjalannya sebelumnya, tardigrade terbukti bisa bertahan.

Baca Juga:

Acer Buat Laptop dari Plastik Daur Ulang

Selain bayi cumi-cumi, NASA juga akan kirim ribuan tardigrade ke luar angkasa (foto: Pixabay/free-photos)

Bahkan sangking tangguhnya, tardigrade bisa selamat dari tembakan senjata berkecepatan tinggi.

Pada sebuah studi, tardigrade dinyatakan bisa bertahan dari benturan dengan kecepatan sekitar 900 meter per detik.

Kemampuan tersebut, menjadikan tardigrade sebagai hewan penelitian yang berguna di ISS. Karena para astronot berharap bisa mengidentifikasi gen spesifik, yang bertanggung jawab atas kemampuan adaptasi yang luar biasa dari hewan kecil itu.

Harapannya, penelitian itu akan memberikan pengetahuan yang sangat penting, tentang dampak kesehatan dari perjalanan luar angkasa yang panjang. (Ryn)

Baca juga:

Keren, 5 Planet Ini Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang dari Bumi

#Teknologi #NASA #Luar Angkasa
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan