Berpotensi Terinfeksi Virus Corona, Polda Metro Bekali Polantas dengan APD

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 20 Maret 2020
Berpotensi Terinfeksi Virus Corona, Polda Metro Bekali Polantas dengan APD

Ilustrasi polisi. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi personel lalu lintas (polantas) saat menjalankan tugas. Hal ini tak lain untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, polantas yang bertugas di jalanan berpotensi terpapar virus corona.

Baca Juga

Sosial Distancing Bisa Picu Gangguan Keamanan dan Merugikan Ekonomi Negara

"Jadi nanti untuk kasus-kasus tertentu yang memang belum jelas penyebabnya maka anggota sudah dilengkapi APD, tidak hanya anggota lantas, terutama anggota Polsek, anggota Polres yang pertama datang ke TKP,” ucap Sambodo kepada wartawan, Jumat (20/3).

Tapi, dirinya belum merinci berapa jumlah APD yang dipesan. APD itu tapi diutamakan dulu ke petugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti petugas yang menangani kecelakaan lalu lintas. Sejauh ini, seluruh anggotanya sudah dibekali dengan masker dan hand sanitizer sebagai langkah awal menghindari virus corona.

masker
Polantas dibekali masker

"Kalau APD secara keseluruhan, mungkin di piket Laka, ya di piket PJR, orang yang pertama kali. Mungkin (Unit) laka yang kita bagi, tidak keseluruhan tim. Kan tidak juga semua anggota pakai APD di jalan," jelas Sambodo.

Pemerintah memperbaharui data mengenai pasien yang positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19. Hingga hari ini, Kamis 19 Maret pukul 12.00 WIB. Total sebanyak 309 orang positif.

Angka ini meningkat sebanyak 82 orang dalam sehari sebelumnya pasien positit Corona tercatat sebanyak 227 orang.

"Total 309 orang," kata Juru bicara pemerintah untuk virus Corona, Achmad Yurianto dalam konfrensi pers dalam akun youtube BNPB.

Baca Juga

Jumlah Kasus Positif Corona di Jakarta 210 Pasien, 19 Orang Meninggal

Dari total jumlah pasien positif, sebanyak 15 orang dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal dunia. Angka meninggal dunia terbanyak masih di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 17 orang meninggal dunia.

"Total sembuh 15 dan meninggal 25 orang," katanya. (Knu)

#Polda Metro Jaya
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Kedua orang tersebut masih diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Indonesia
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Polisi akan menjamin pelaksanaan aspirasi dari mahasiswa berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Bagikan