Teknologi

Waspadai Celah Keamanan pada WhatsApp

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 16 April 2021
Waspadai Celah Keamanan pada WhatsApp

Terdapat celah keamanan pada WhatsApp untuk penjahat siber mensuspend akun pengguna (foto: pixabay/mih83)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKUAT apa pun keamanan, selalu ada 'celah' bagi para peretas tak bertanggung jawab. Kabar terbaru ialah celah keamanan yang cukup membahayakan pengguna WhatsApp.

Lewat celah tersebut, seseorang dapat membuat akun pengguna WhatsApp terkena suspend permanen. Cukup menggunakan nomor telepon saja.

Baca Juga:

WhatsApp Uji Fitur Transfer Riwayat Chat dari iOS ke Android

Seperti dilansir Android Police, celah tersebut ditemukan peneliti keamanan Luis Marquez Carpintero dan Ernesto Canales Perena. Kendati telah dilindungi two-factor authentication (2FA), ponsel kamu bisa menjadi korban searangan tersebut. Hingga kini, belum ada solusi untuk serangan tersebut.

Terdapat celah keamanan pada WhatsApp yang bisa dimanfaatkan oleh penjahat siber (foto: pixabay/b_a)

Celah tersebut yakni memanfaatkan dua vektor. Pertama, para 'penjahat' akan menginstal WhatsApp pada perangkat baru, kemudian memasukan nomor kamu untuk mengaktifkan akunnya.

Si 'penjahat' tersebut, tentu tak dapat menyelesaikan proses verifikasi lantaran kode 2FA yang diminta akan dikirim ke nomor telepon kamu. Namun, setelah beberapa kali percobaan login yang gagal, proses login pada akun WhatsApp kamu akan dikunci selama 12 jam.

Mungkin kamu masih bisa menggunakan WhatsApp seperti biasa. Namun, apabila kamu sempat mematikan akun WhatsApp di ponsel dan harus melakukan verifikasi ulang, kamu tidak bisa memasukkan kode verifikasi, lantaran sudah dikunci WhatsApp.

Bila proses login dikunci, si 'penjahat' akan mengirimkan pesan kepada tim WhatsApp lewat alamat e-mail mereka. Surat elektronik itu berisi permintaan agar akun yang telah terdaftar dengan nomor kamu untuk dihapus karena sudah hilang atau dicuri.

Setelah itu, WhatsApp memverifikasi permintaan tersebut dengan e-mail balasan, kemudian akan menangguhkan akun tanpa memastikan denganmu terlebih dahulu. Dengan begitu, si 'penjahat' dapat mengunci akun WhatsApp milikmu secara permanen, dengan mengulang proses tersebut.

Baca Juga:

Telegam Dapat Suntikan Dana Rp14 Triliun, Untuk Saingi WhatsApp?

Para penjahat tidak akan bisa mengambil alih akun atau mengakses kontak yang ada di WhatsApp pengguna lewat celah tersebut. (foto: pixabay/iglobalweb)

Bila aksi si penjahat tersebut berhasil, kamu akan diminta menunggu dan harus meminta bantuan WhatsApp untuk mengembalikan akun kamu yang sudah terkunci secara permanen.

Celah keamanan itu memang terbilang cukup mengganggu. Tapi, metode tersebut tidak bisa digunakan si 'penjahat' untuk mengambil alih akun whatsapp, hanya sekadar memblokir akses pengguna yang ingin login.

Selain itu pesan pada kontak yang ada di dalam akun WhatsApp juga tidak akan bisa diakses dan terekspos pada penjahat tersebut.

Terkait hal itu, kepada forbes juru bicara WhatsApp diindikasikan tidak akan menambal celah itu. Mereka justru menyarankan pengguna untuk menyediakan alamat email dengan 2FA, untuk membantu tim support WhatsApp apabila tindak kejahatan tersebut terjadi.

Meski begitu, WhatsApp menegaskan bahwa penggunaan celah keamanan tersebut melanggar ketentuan layanan mereka. (Ryn)

Baca Juga:

Waduh, Nomor Telepon WhatsApp Bisa Ditemukan di Google?

#Teknologi #Aplikasi Mobile #WhatsApp
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Bagikan