Teknologi

Bagaimana Tren Metaverse di Masa Depan?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 06 Mei 2022
Bagaimana Tren Metaverse di Masa Depan?

Berpotensi berkembang di masa depan. (Foto: Unsplash/stephan sorkin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

METAVERSE menjadi istilah dan teknologi baru yang muncul di masa pandemi COVID-19, terlebih sejak Facebook mengubah namanya perusahaannya menjadi Meta. Lalu, bagaimana nasib metaverse di masa depan? Apakah semua aktivitas akan pindah ke metaverse?

Mengutip laman ANTARA, Rabu (4/5), pencarian kata metaverse meningkat 1.500 persen dengan tingginya minat masyarakat untuk mengetahui apa metaverse itu sebenarnya dan hal apa yang akan berubah karena metaverse. Konsep dari metaverse adalah sebuah solusi untuk menjadi jembatan antara ruang, waktu, dan ide.

Jika sebelum pandemi komunikasi tatap langsung menjadi hal yang utama, di masa pandemi COVID-19, masyarakat terbiasa melakukan aktivitas dari tempat yang berbeda-beda, alias remote work. Maka, makin kuatlah metaverse untuk dapat diwujudkan menjadi ruang baru mengakomodir realitas dan pemanfaatan virtual.

Baca juga:

"Jakarta Metaverse" Bangkitkan Kolaborasi Lintas Sektor Kreatif

Bagaimana Metaverse di Masa Depan?
Memudahkan proses interaksi sosial. (Foto: ?Unsplash/Lucrezia Carnelos)


Dalam siaran pers Sekuya Multiverse yang dikutip ANTARA, ketika metaverse sudah secara umum digunakan, masyarakat mungkin saja menemukan hal-hal baru yang belum pernah ada. Seperti bangunan yang unik, kendaraan di masa depan, cara berpakaian yang futuristik, bahkan tidak menutup kemungkinan masyarakat memiliki rumah digital di metaverse.

Oleh karena itu di 2022, beberapa perusahaan global memulai transformasi digital dengan membangun jaringan ke metaverse seperti Nike dan Samsung yang membuka toko virtual Decentraland. Adidas menggaet Yuga Labs yang ada di balik karakter NFT terkemuka Bored Ape, membeli tanah virtual.

Institusi besar lain seperti Disney, Square Enix, Walmart, memilih untuk mengembangkan mata uang digital dan metaverse-nya sendiri. Selain perusahaan, pemerintah-pemerintah dunia juga ikut berpartisipasi membangun metaverse seperti Korea Selatan dan Indonesia.

Baca juga:

Meta Platform Punya Banyak Saingan di Jagat Metaverse

Bagaimana Metaverse di Masa Depan?
Metaverse populer di masa pandemi. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)


Perkembangan metaverse di Indonesia terbilang progresif karena saat ini tengah membangun metaverse bersama dengan WIR Group. Nantinya akan ada kota-kota virtual untuk pelancong yang dihadirkan dalam puncak pelaksanaan G20 yang berlangsung di Indonesia pada akhir 2022.

Ada pun tujuan yang berubah dan mungkin terjadi dengan kehadiran metaverse, salah satunya budaya kerja. Secara tidak sadar, masyarakat sudah mulai beradaptasi dengan berbagai aktivitas secara virtual. Salah satu survei menunjukkan lebih dari 51 persen karyawan di AS memilih untuk bekerja secara daring, sehingga mereka dapat memiliki keleluasaan dan tetap produktif.

Keuntungan berinteraksi di dunia digital atau metaverse adalah kita bisa mengeluarkan karakter yang berbeda atau lebih menjadi diri kita sendiri. Dengan bentuk karakter yang bisa dipilih sesuka hati, lewat metaverse, kemungkinan terjadinya hubungan sosial yang lebih setara tanpa memandang status sosial, umum, hingga perbedaan generasi sangatlah besar. (and)

Baca juga:

Foo Fighters akan Mengguncang Metaverse

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan