Ada Korban Demo Tolak RUU, Polisi Dinilai Coreng Nama Baik Institusi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 29 September 2019
Ada Korban Demo Tolak RUU, Polisi Dinilai Coreng Nama Baik Institusi

Komando gelar aksi renungan terkait jatunya korban jiwa dalam demonstrasi menolak sejumlah RUU bermasalah, Sabtu (28/9) malam (ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, La Randi dan M Yusuf Kardawi serta pelajar Bagus Putra Mahendra gugur dalam aksi tolak RUU bermasalah.

Atas hal itu, Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) menilai, ada tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian kepada demonstran.

"Kepolisian telah mencoreng nama baik institusi. Ini sama sekali tidak menunjukkan karakter Jenderal Hoegeng serta tidak menjunjung tinggi tribrata dan caturprasetya yang seharusnya sudah menjadi nurani aparat kepolisian," ujar Humas Komando Tangerang Selatan, Adit.

Hal itu disampaikan adit dalam aksi renungan terkait jatunya korban jiwa dalam demonstrasi menolak sejumlah RUU bermasalah, Sabtu (28/9) malam.

Adit secara tegas meminta, agar negara dapat hadir dan bertanggung jawab dan memberikan perlindungan hukum bagi rakyatnya dalam hal ini mahasiswa dan pelajar.

Dalam kesempatan yang sama, mahasiswa IISIP Jakarta Muhamad Abdi Rohman mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan aksi solidaritas dan duka atas mereka yang menjadi korban kekerasan dan tindakan represif yang dilakukan oleh kepolisian.

"Kematian memang adalah takdir, tapi kami sadar bahwa mereka mati dalam takdir juang. Kita ingatkan bahwa tindakan keji yang para aparat lakukan, tidak akan membuat kami takut, tidak akan membuat semangat kami hilang," tegas dia.

Senada, mahasiswa UMJ Surya Hakim Lubis menyayangkan adanya korban luka-luka hingga jiwa pada saat unjuk rasa. Padahal, menurut Hogay sapaanya, setiap orang yang ingin menyampaikan pendapat telah diatur dan dilindungi oleh UUD 1945.

"Hal-hal yang seperti ini harus segera dihentikan, karena seragam dan senjata yang kalian dapatkan dari rakyat. Tindakan ini sangat jelas menunjukan tindakan represif dan arogansi bahkan intimidasi kepada gerakan mahasiswa," papar Hogay.

Diketahui, aksi unjuk rasa yang digelar oleh mahasiswa dan pelajar di sejumlah titik kota di Indonesia telah memakan korban jiwa hingga luka-luka.

Ada tiga korban yakni antara lain ialah mahasiswa Universitas Halu Oleo, Immawan Randi dan M Yusuf Kardawi serta pelajar Bagus Putra Mahendra yang tewas saat aksi unjuk rasa yang digelar di sejumlah titik wilayah Indonesia. (Asp)

#Demo Mahasiswa
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Mahasiswa Trisakti gelar aksi di DPR dengan tiga tuntutan utama: stabilitas ekonomi, evaluasi kompetensi pejabat Kabinet Prabowo, dan pengembalian supremasi sipil.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Indonesia
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Gerakan perubahan besar seperti yang terjadi pada 1998 membutuhkan kombinasi krisis ekonomi dan krisis politik yang berlangsung secara bersamaan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Indonesia
Polda DIY Buka Suara soal Anggota Intel yang Diamankan Mahasiswa UMY
Polda DIY buka suara soal anggota Intel yang diamankan mahasiswa UMY. Anggota itu bertugas dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Polda DIY Buka Suara soal Anggota Intel yang Diamankan Mahasiswa UMY
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, termasuk kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Bundaran HI.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Berita Foto
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Aksi unjuk rasa Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Tangerang di Gerbang Pancasila, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Indonesia
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Sebanyak 15 mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Indonesia
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Anggota Polri diminta tidak bersikap agresif saat menghadapi masa.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Bagikan