3 Perubahan Penting untuk Dilakukan di 2022

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 02 Januari 2022
3 Perubahan Penting untuk Dilakukan di 2022

Resolusi penting yang harus dicapai di 2022. (Foto: Unsplash/Tim Mossholder)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KITA semua berharap bahwa tahun yang baru akan membawa kita ke perubahan yang positif dan lebih baik. Dari semua kesalahan yang dibuat di tahun sebelumnya, kita harus bisa mengubahnya sembari membuka lembaran baru di 2022. Jika tidak, kamu akan terus merasa bersalah dan menderita dengan rasa kekecewaan, kemarahan, hingga kesedihan.

Karenanya, penting untuk membuat perubahan yang baik untuk hidup sembari memulai tahun 2022. Perubahan itu harus berasal dari dalam diri sendiri tanpa terpengaruh oleh orang lain. Menurut laman Pink Villa, ada tiga hal penting yang harus kamu lakukan pada di tahun baru ini.

Baca juga:

Tahun 2022 Tren Kenormalan Baru pada Semua Sendi Kehidupan

1. Menghindari orang toxic

3 Perubahan Penting untuk Dilakukan di 2022
Tinggalkan orang-orang toxic dalam hidupmu. (Foto: Unsplash/Ben White)

Menghindari orang toxic merupakan salah satu wistlist dari setiap orang. Tetapi itu telah menjadi sesuatu yang sulit, karena banyak orang berpikir bahwa akan sulit untuk mendaptkan teman baru.

Tetapi jika ingin lebih mencintai diri sendiri, kamu perlu menghindari dan meninggalkan orang-orang yang menyebabkan stres, trauma, tidak nyaman, dan sebagainya. Karena mereka memiliki dampak besar pada kesehatan, khususnya secara mental.

2. Menjaga kesehatan mental

3 Perubahan Penting untuk Dilakukan di 2022
Kesehatan mental harus diutamakan. (Foto: Unsplash/Marcel Strauss)

Kesehatan mental sangat perlu untuk diperhatikan, pada gilirannya kesehatan mental akan memengaruhi kesehatan fisikmu. Kesehatan mental tidaklah selalu sama, dapat berubah seiring dengan perubahan lingkungan.

Selama pandemi, kita semua telah mengalami kerugian finansial dan kehilangan orang yang kita cintai. Hal itu menyebabkan kecemasan dan stres yang berlebih. Untuk menjaganya, kita perlu gaya hidup sehat seperti olahraga, menjaga pola makan, minum vitamin, dan meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dengan orang-orang berpikiran positif.

Baca juga:

Tahun 2022 Orang Mengejar Hidup yang Lebih Sejahtera

3. Melakukan Hal yang disukai

3 Perubahan Penting untuk Dilakukan di 2022
Mulailah melakukan hal-hal yang kamu sukai. (Foto: Unsplahs/Jarritos Mexican Soda)

Sebagian orang bertahan bekerja di tempat yang tidak sesuai dengan passion-nya hanya untuk memenuhi kebutuhan finansial. Tetapi di tahun ini melakukan hal yang kamu suka harus menjadi prioritas, termasuk dalam pekerjaan. Seperti memasak, melukis, mendesain, dan sebagainya. Jika kita bekerja sesuai dengan passion, kita akan selalu merasa nyaman dan tidak terbebani. (dea)

Baca juga:

2022 Adalah Tahunnya Keluarga

#Lipsus Resolusi Refleksi Januari #Kesehatan Mental #Resolusi Tahun Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan