Otomotif

10 Tahun Lagi di Inggris Hanya Ada Mobil Listrik

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 19 November 2020
10 Tahun Lagi di Inggris Hanya Ada Mobil Listrik

Inggris akan larang mobil berbahan bakar fosil di tahun 2030 (Foto: Pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOBIL listrik diharapkan akan menjadi standar baru di masa depan. Apalagi mobil berbahan bakar fosil semakin menunjukan ketakberdayaannya karena kebijakan pengurangan produksi atau semakin langkanya sumbernya.

Mobil yang tidak mengandalkan bahan bakar fosil juga diharapkan menjadi lebih umum di masa depan. Seperti halnya negara Inggris, yang dikabarkan mungkin akan mempercepat adopsi mobil listrik.

Baca Juga:

Tahun 2026 Bentley Hanya akan Jual Plug-in Hybrid dan Mobil Listrik

Rencana pelarangan mobil berbahan bakar fosil itu diprediksi meningkatkan daya beli mobil listrik masyarakat (Foto: Pixabay/various-photography)

Menurut BBC, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bisa jadi akan mengajukan kebijakan untuk melarang penjualan kendaraan berbahan bakar fosil. Inggris berencana untuk menerapkannya pada tahun 2040. Namun bukan mustahil Perdana Menteri mungkin mengumumkan rencana untuk memajukannya dalam satu dekade penuh, yang berarti hal itu akan mulai berlaku pada tahun 2030.

Namun, hal itu bukan berarti kendaraan bertenaga bahan bakar fosil tidak akan digunakan lagi. Jadi orang-orang di tanah Inggris Raya setelah tahun 2030 hanya dapat membeli mobil listrik. Namun banyak orang yang tidak yakin apakah perubahan itu bisa melarang penjualan mobil bekas berbahan bakar fosil. Karena rasanya tidak mungkin untuk melarang penggunaan mobil berbahan bakar fosil dalam waktu yang singkat. Kemungkinkan mobil berbahan bakar fosil tetap diizinkan untuk digunakan.

Sementara itu, mobil listrik mulai menjadi lebih umum dengan banyaknya produsen mobil yang mengumumkan rencana mereka untuk mengalihkan produksi yang fokus pada kendaraan listrik. Beberapa produsen mobil berharap untuk beralih sepenuhnya pada kendaraan listrik di masa depan.

Sebagai informasi produsen mobil asal Jepang, Subaru mengumumkan rencananya untuk menyingkirkan mobil bertenaga bensin keluar dari portofolio global dalam waktu sekitar 15 tahun. Pengumuman ini dikeluarkan setelah peraturan emisi semakin ketat di seluruh dunia, khususnya di Tiongkok dan Uni Eropa.

Baca Juga:

Mercedes akan Hadirkan Sejumlah Mobil Listrik Baru

Sekitar satu dekade lagi, sejumlah produsen mobil banyak yang merencanakan untuk memproduksi mobil listrik. (Foto: Pixabay/Joenomias)

Dilansir dari laman engadget, pihak perusahaan tak akan mematikan keran dalam semalam. Toyota sendiri memiliki 8,7 persen saham di Subaru, dan kedua mitra itu bersama-sama mengembangkan mobil listrik yang akan keluar selama tahun 2020-an. Subaru memprediksi pada tahun 2030, model hibrida dan listrik akan mewakili setidaknya 40 persen dari output global tahunan Subaru.

Sementara itu, Bos mobil listrik Tesla, Elon Musk mengatakan, akan membuat mobil listrik dengan harga kompetitif. Yang pada nantinya akan sampai ke titik di mana akan membuat baterai lebih terjangkau untuk diproduksi. Dengan begitu, harga mobil listrik pun akan lebih terjangkau.

"Sekitar tiga tahun dari sekarang, kami yakin bahwa kami bisa membuat kendaraan listrik senilai USD25 ribu (Rp351 juta) yang juga sepenuhnya otonom," tutur Musk. (Ryn)

Baca Juga:

Modifikasi Mobil Proper Bukan Monopoli Anak Kota

#Teknologi #Mobil #Kendaraan Listrik #Otomotif #Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Bagikan