Zainudin Amali Siap Mundur sebagai Menpora
Waketum PSSI sekaligus Menpora, Zainudin Amali bersama Yunus Nusi. (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)
MerahPutih.com - Zainudin Amali, mengaku siap mundur dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, jika diminta oleh Presiden Jokowi.
Hal ini dikatakan Zainudin Amali di sela-sela pertandingan Timnas Indonesia U-20 melawan Fiji U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (17/2).
Baca Juga
Sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/2), diwarnai drama dalam pemilihan Waketum PSSI.
Awalnya, Zainudin Amali dan Yunus Nusi terpilih sebagai Waketum PSSI dengan menduduki posisi dua teratas jumlah perolehan suara terbanyak dari 86 voters yang memilih saat itu. Diketahui, satu voters yakni PSMS Medan, tak dapat hak suara karena masih dualisme kepengurusan.
Tetapi, ada protes dari para voters yang melihat kekeliruan perhitungan suara. Akhirnya, perwakilan FIFA dan AFC mengambil alih dari Komite Pemilihan (KP) PSSI. Dalam pemelihan dan perhitungan ulang suara, Ratu Tisha Destia dan Yunus Nusi terpilih menjadi Waketum PSSI.
Namun, Yunus Nusi mundur. Zainudin Amali (44 suara) naik menjadi Waketum PSSI otomatis lewat forum, karena menduduki posisi tiga besar di bawah Ratu Tisha Destria (54 suara) dan Yunus Nusi (53 suara).
Baca Juga
Zainudin Amali menjadi Waketum PSSI I, setelah dinyatakan terlibat dalam sepakbola Indonesia lebih lama ketimbang Ratu Tisha, meski kalah suara. Alhasil, Ratu Tisha menjadi Waketum II.
Setelah terpilih menjadi Waketum PSSI, Zainudin Amali mengaku akan menghadap Presiden Jokowi pada Senin (20/2) mendatang. Di sana keputusan akan diambil Presiden Jokowi, terkait jabatannya sebagai Menpora.
"Hari Senin, saya diterima Pak Presiden. Pak Presiden akan terima saya dan Pak Erick (Thohir, Ketum PSSI). Saya akan lapor Presiden, saya sudah terpilih (jadi Waketum PSSI). Apa pun keputusan Presiden itu yang akan saya jalankan," kata Zainudin
"Saya bilang, konsekuensi dari pilihan itu pun saya siap. Jadi kalau Presiden (minta mundur) begitu, saya siap," tambahnya.
Lebih lanjut, Zainudin Amali mengatakan tak bisa memprediksi jika dirinya di-resuhffle, bukan mengundurkan diri.
"Saya ini pembantu Presiden, sehingga semua keputusan bukan ada di tangan saya, tapi ada di tangan Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo," pungkasnya. (*/Bolaskor)
Baca Juga
Ketum PSSI Erick Thohir Akan Gelar Sarasehan Sepak Bola Bahas Liga 2 sampai Timnas
Bagikan
Berita Terkait
Kirim 290 Atlet, Menpora Targetkan RI Bawa Pulang 83 Emas ASEAN Para Games
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
John Herdman Belum Tentu Dibantu 2 Asisten Pelatih Asing Tangani Timnas Indonesia
Hasil Super League 2025/2026: Gagal Kalahkan Persik, Persib Tidak Mampu Kembali ke Puncak Klasemen
PSSI Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Ketua Komisi X DPR Ingatkan Regenerasi
John Herdman Pede dengan Karier bersama Timnas Indonesia
Ketua BTN Bocorkan Waktu Peresmian John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Jawaban Waketum PSSI Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas
John Herdman Akan Digaji Rp 670 Juta Per Bulan oleh PSSI, Ditarget Bawa Timnas Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia 2027
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo