Yonif 300/BJW Hadapi Medan Licin dan Terjal Saat Patroli Perbatasan RI-PNG
Personel Yonif Raider 300/Bjw Pos Kalipay melaksanakan patroli keamanan perbatasan di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (25/10). (ANTARA /HO/Yonif R 300/Bjw)
Merahputih.com - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas-Pamtas) RI-PNG dari Yonif Raider 300/Bjw Pos Kalipay yang dipimpin Serda Imam menggelar patroli keamanan perbatasan. Patroli dilakukan mencegah perbuatan yang melanggar hukum di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (25/10).
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif R 300/Bjw Letkol Inf Ary Sutrisno mengatakan personel satgas melaksanakan patroli dilebatnya hutan Papua di mana medan yang dihadapi berbeda dengan patroli-patroli yang sebelumnya.
Baca Juga:
Mendagri Tito Tegaskan Perhatian Presiden Jokowi Kepada Papua Begitu Besar
"Karena terdapat medan yang licin, terjal, dan aliran sungai yang deras akan tetapi itu semua bukanlah hal yang ditakutkan, akan tetapi semakin menumbuhkan semangat para anggota untuk menjaga dan mencegah adanya perbuatan yang melanggar hukum," ujar Ary, Sabtu (26/10).
Kegiatan itu, kata dia, rutin dilakukan oleh anggota satgas, selain untuk menciptakan rasa aman di sekitar pos, juga untuk mengetahui medan-medan yang dapat dijadikan jalan pelolosan untuk kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.
"Bukan tidak mungkin hal tersebut terjadi, karena potensi alam Papua yang masih sangat terjaga dan alami, banyak satwa-satwa yang hidup di dalamnya serta kondisi pepohonan yang sangat asri, yang bisa mendorong oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melaksanakan perbuatan yang melanggar hukum, misalnya penebangan pohon secara ilegal, perburuan satwa-satwa yang dilindungi, serta penyelundupan barang-barang ilegal," jelas dia.
Baca Juga:
Pemerintah Pusat Tetapkan Papua dan Papua Barat Jadi Fokus Pembangunan 2020-2024
Ia menyebut rasa aman dan nyaman karena sering dilaksanakan patroli setiap minggu, tidak hanya dirasakan oleh personel pos melainkan juga masyarakat setempat.
"Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh masyarakat sekitar Pos Kalipay kepada anggota personel yang selalu memberikan rasa aman kepada masyarakat," tutup Ary. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
TNI Pastikan Pembubaran Massa Bawa Bendera GAM di Lhokseumawe Sesuai Aturan