MerahPutih.com - Yoko City Ghost resmi merilis single terbaru berjudul “Malari 74” melalui kolaborasi dengan label rekaman demajors.
Lagu ini bukan sekadar tambahan dalam diskografi mereka, melainkan menjadi pengantar menuju album kedua yang dijadwalkan rilis penuh pada tahun ini.
Pemilihan tema Malapetaka 15 Januari 1974 bukan tanpa alasan. Bagi Yoko City Ghost, peristiwa tersebut memiliki kedekatan emosional sekaligus menjadi representasi dari ketertarikan mereka pada nuansa retrofuturis dan estetika distopia.
Band ini merasa memiliki hubungan batin dengan era 1970-an, seolah menjadi entitas yang berasal dari masa tersebut namun hidup di zaman sekarang.
Baca juga:
Melalui “Malari 74”, Yoko City Ghost mencoba merefleksikan sisi kelam sejarah tersebut dengan pendekatan musikal yang memadukan imajinasi masa lalu dan sentuhan suara modern.
Lagu ini menjadi semacam penghormatan terhadap sejarah, yang dihidupkan kembali lewat eksplorasi warna neo-psikedelik khas mereka.
Tak hanya dari segi konsep, “Malari 74” juga menghadirkan perubahan penting dalam formasi band. Lewat lagu ini, Yoko City Ghost memperkenalkan vokalis baru mereka, Tony Ruin.
Kehadirannya memberikan energi segar dan dimensi baru pada karakter musik band, tanpa menghilangkan identitas sonik yang telah terbentuk sejak era rilisan sebelumnya. (far)