MINUMAN beralkohol harusnya hanya dikonsumsi orang dewasa. Namun Di Inggris tidak seperti itu. Orangtua di Inggris justru membiarkan anak-anak mereka mengonsumsi alkohol. Mereka memiliki asumsi mengapa anak mereka diperbolehkan minum alkohol meskipun usianya belum mencapai 15 tahun.
Melansir Daily Mail Orangtua di Inggris yang memiliki pendidikan tinggi membiarkan anak mereka mengonsumsi minuman tersebut. Pasalnya menurut mereka dengan mengizinkannya dapat mencegah mereka mabuk-mabukan saat di usia dewasa nanti. Mereka memperkenalkan alkohol lebih dini kepada anak-anak mereka.
Namun para peneliti dari University College London menepis asumsi tersebut. Menurut mereka justru hal ini akan membuat anak-anak menjadi pecandu alkohol di kemudian hari dan berumur pendek.
Profesor dari Universitas tersebut, Profesor Jennifer Maggs, tidak pernah sependapat dengan asumsi yang dimiliki para orangtua.
"Namun, hanya ada sedikit riset untuk mendukung gagasan ini," katanya.
Periset dari universitas tersebut kemudian menganalisis data dari sebuah penelitian yang memiliki koresponden 10 ribu anak-anak Inggris yang lahir pada tahun 2001.
Penelitian tersebut mamaparkan bahwa 17% dari koresponden diiizinkan oleh orangtua mereka. Sementara itu 50% mengonsumsi alkohol dengan atau tanpa izin orangtua mereka.
Pandangan orangtua pada hal ini bergantung dengan status sosial mereka. Sebanyak 43% orangtua memiliki pekerjaan tetap dan mapan lah yang membiarkan anak mereka mengonsumsi alkohol. Meskipun anak mereka belum berusia 14 tahun. Justru sebaliknya yang terjadi pada orangtua yang menganggur.
Mereka yang memiliki pekerjaan profesional dan wiraswasta juga cenderung membiarkan anak mereka mengonsumsi alkohol.
Latar pendidikan juga menjadi faktor tersebut. Orangtua dengan gelar sarjana dan pascasarjana tidak keberatan jika anak mereka mengonsumsi alkohol. Meskipun hanya memiliki kemungkinan sebesar 10%, demikian berdasarkan penelitian yang diterbitkan Journal of Adolescent Health.
Disamping itu CEO Institute of Alcohol Studies, Katherine Brown mengatakan masa anak dengan bebas alkohol adalah yang terbaik. Tubuh dan otak anak dibawah usia 15 tahun belum bisa berkembang, akan sangat disayangkan jika sudah dicampuri kandungan alkohol. Katherine menegaskan agar para orangtua berhenti memiliki anggapan bahwa membiarkan anak mengonsumsi alkohol sebagai 'pelajaran'.
CEO Alcohol Research UK, Dokter Richard Piper, orangtua yang membiarkan anaknya mengonsumsi alkohol memiliki tujuan agar sang anak bisa memiliki pandangan lebih 'sehat' mengenai minuman ini nantinya. Tentunya Dokter Richard amat tidak setuju dengan anggapan tersebut.
Sahabat Merah Putih. jangan meniru para orangtua di Inggris ya. Jaga anak Anda dari mengonsumsi minuman beralkohol sejak dini. (ikh)
Baca juga artikel Menyingkirkan Alkohol yang Masih Menggelendot