Xiaomi Perkenalkan SU7 Ultra, Sedan Listrik dengan Performa Tinggi
Xiaomi luncurkan SU7 Ultra. Foto: Xiaomi
MerahPutih.com - Xiaomi sebelumnya memperkenalkan SU7 Ultra sebagai prototipe pada Juli lalu. Kini, sedan listrik berperforma tinggi tersebut memulai debut resminya di Tiongkok.
Memiliki 1.500 tenaga kuda yang mengesankan dan waktu akselerasi 0 hingga 100 km/jam di bawah dua detik, SU7 Ultra menetapkan standar baru dalam performa kendaraan listri, meski dibanderol dengan harga premium.
Baca juga:
Xiaomi 15 Bakal Hadir dengan Desain Ramping, Baterai Jadi Lebih Kecil
Spesifikasi Xiaomi SU7 Ultra
SU7 Ultra dibangun berdasarkan desain sedan SU7 standar dengan fokus pada peningkatan aerodinamis. Ia memiliki bumper yang lebih sporty, spoiler belakang yang menonjol berukuran lebar 1,56 meter, serta bodi yang lebih lebar dibanding versi sejenisnya.
Modifikasi ini, bersama dengan diffuser belakang aktif, berkontribusi terhadap downforce yang diklaim sebesar 265 kilogram. SU7 Ultra menggunakan velg berukuran 21 inci yang dibalut ban Pirelli P Zero 5.
Pada bagian dalamnya, SU7 Ultra menawarkan perpaduan sentuhan kemewahan dan berorientasi pada performa. Joknya dibalut kulit Alcantara yang meluas hingga ke lingkar kemudi, door card, dan elemen interior lainnya.
Selain itu, Xiaomi juga menggunakan serat karbon untuk bagian interior, seperti panel depan pintu, komponen terowongan tengah, dan kaca spion.
Baca juga:
Penantian 11 Tahun, Ferrari Luncurkan Hypercar Terbarunya F80
Xiaomi SU7 Ultra Ditenagai Baterai Qilin 2.0
SU7 Ultra ditenagai baterai Qilin 2.0 buatan CATL berkapasitas 93,7 kWh. Baterainya diklaim memiliki daya pengosongan maksimum 1.330 kW dan mendukung kecepatan pengisian cepat 5,2C DC yang mengesankan untuk pengisian daya 10-80% hanya dalam 11 menit.
Baterainya menggerakkan trio motor listrik, dua V8 dan satu V6, yang sama-sama menghasilkan tenaga 1.138 kW (1.526 hp) dan torsi puncak 1.770 Nm. Pengaturan tersebut memungkinkan SU7 Ultra melaju dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 1,98 detik, mencapai 200 km/jam dalam 5,86 detik, hingga mencapai kecepatan tertinggi 350 km/jam.
Bahkan, SU7 Ultra juga menawarkan waktu seperempat mil dalam 9,23 detik dan dilengkapi sistem vektor torsi Asil-D untuk meningkatkan penanganan.
Xiaomi telah melengkapi SU7 Ultra dengan rem cakram keramik karbon terbesar yang pernah ada di mobil produksi. Cakram depannya berukuran 430 mm x 40 mm, sedangkan cakram belakang sedikit lebih kecil, yakni 410 mm x 32 mm.
Baca juga:
Tesla Luncurkan Robotaxi 'Cybercab', Harganya Mulai 400 Jutaan
Rem ini dirancang untuk tahan terhadap suhu ekstrem lebih dari 1.300 derajat celsius dan dipasangkan dengan kaliper Akebono (enam piston depan serta empat piston belakang) untuk menghasilkan tenaga pengereman yang luar biasa. Hebatnya, SU7 Ultra mampu mengerem dari 100 km/jam hingga berhenti total hanya dalam jarak 30,8 meter.
Meskipun SU7 Ultra Prototype mencapai rekor waktu putaran yang memecahkan rekor di Nurburgring Nordschleife, versi produksinya diperkirakan akan sedikit lebih lambat karena bobotnya yang bertambah. Prototipe ini menggunakan bodi serat karbon yang menghasilkan bobot trotoar 1.900 kg.
Harga dan Ketersediaan Xiaomi SU7 Ultra
Xiaomi SU7 Ultra dibanderol dengan harga 814.900 yuan (Rp 1,8 miliar) di Tiongkok. Meskipun pre-order sudah dibuka, tetapi volume produksi dan pengiriman diperkirakan baru akan dimulai pada Maret 2025.
CEO Xiaomi, Lei Jun, menjadikan SU7 Ultra sebagai alternatif menarik dari Porsche Taycan Turbo GT, karena menawarkan tenaga lebih besar dengan harga lebih murah. Sementara itu, Porsche Taycan Turbo GT dibanderol dengan harga 1.998.000 yuan (Rp 4,4 miliar) di Tiongkok.
Goldman Sachs juga memproyeksikan SU7 Ultra akan mencapai penjualan 4.000 unit pada 2025. Kendaraan tersebut tampaknya sudah sukses di Tiongkok, karena 3.680 pemesanan telah dilakukan dalam waktu 10 menit setelah acara peluncuran berakhir. (sof)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Bocoran Spek Gahar Redmi Note 15 Pro 5G yang Rilis Pekan: Punya Sertifikasi IP69K, Tahan Air Panas dan Tekanan Tinggi
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Tren Smartphone 2026: Hilangnya Logo Hasselblad Hingga Zeiss, Sinyal Kematian Branding Mewah di Ponsel Pintar?
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Redmi K90 Ultra Bocor! Gendong Kipas Aktif di Balik Kamera dan Baterai 8.000mAh, Siap Libas Game Berat
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor