Xbox Larang Aksesoris dari Pihak Ketiga yang Tidak Berlisensi
Microsift akan larang penggunaan hardware thirdparty yang tidak berlisensi. (Unsplash/Billy Freeman)
DALAM waktu dekat Microsoft akan melarang penggunaan aksesori pihak ketiga yang tidak sah. Kabarnya larangan itu akan efektif mulai 12 November 2023.
Keputusan ini mungkin kontroversial di kalangan pengguna Xbox. Mengingat beberapa gamer sering menggunakan pengontrol, headset, dan gawai lain yang tidak berlisensi untuk bermain alias tak resmi.
Baca Juga:
Seiring berjalannya tahun 2023, Xbox akan mengalami perubahan yang signifikan. Misalnya, Xbox Game Pass lebih diperkuat dari sebelumnya dengan rilis seperti Starfield. Itu memberikan dorongan besar pada penjualan Xbox Series X/S sebesar 76%.
Kemudian Microsoft mampu mengakuisisi Activision Blizzard King setelah lebih dari satu tahun bertarung di pengadilan. Sekarang, Microsoft tampaknya bersiap untuk mengubah cara mereka menangani produk tanpa lisensi.
Melansir dari gamerant, saat ini, para gamer dapat menggunakan aksesori yang tidak resmi di Xbox-nya dengan aman. Namun dengan kebijakan yang segera digulirkan itu banyak gamer yang dapat terciduk. Nantinya akan ada pesan yang menegaskan bahwa "aksesori yang terhubung tidak sah".
Pesan itu menjelaskan bahwa, meskipun gamer masih dapat menggunakan kontroler tidak berlisensi untuk saat ini. Namun mereka tidak lagi dapat melakukannya setelah tanggal 12 November dan seterusnya karena terdapat kode error "error 0x82d60002."
Alasan Xbox adalah bahwa hardware yang tidak sah akan mengganggu pengalaman pemain, oleh karena itu perangkat tersebut akan diblokir. Bisa jadi beberapa gamer mungkin tidak senang dengan keputusan ini.
Baca Juga:
Namun untungnya sebagian besar headset dan kontroler gaming wireless terbaik adalah produk berlisensi yang tidak akan terpengaruh oleh kebijakan ini.
Selain itu, Windows Central menyebutkan bahwa Microsoft akan memperluas programnya untuk pengontrol Xbox nirkabel pihak ketiga yang disetujui. Karena sebagian besar joystick pihak ketiga yang resmi menggunakan kabel saat ini.
Ini bukan satu-satunya kebijakan terbaru yang diumumkan oleh Microsoft. Salah satunya adalah update konsol terbaru untuk Xbox memberikan gamer akses ke beberapa fitur baru.
Sekarang, gamer Xbox dapat mengimpor tangkapan gim ke Clipchamp untuk mengeditnya dan membagikannya di media sosial. Pembaruan lainnya adalah pemetaan kibor dan input tombol, yang meningkatkan opsi bagi mereka yang menggunakan Xbox Elite Wireless Controller Series 2 atau Xbox Adaptive Controller. (aqb)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme