Wiranto: Masyarakat Perlu Terlibat Dalam Mencegah ISIS

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 15 Juni 2017
Wiranto: Masyarakat Perlu Terlibat Dalam Mencegah ISIS

Menko Polhukam, Wiranto (kiri) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kanan) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bukan pemerintah dan aparat keamanan saja yang mencegah kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masuk ke Indonesia, masyarakat juga perlu dilibatkan dalam aksi tersebut.

Menko Polhukam Wiranto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (15/6), menuturkan hingga saat ini penyerangan yang dilakukan oleh Maute, kelompok bersenjata bagian dari jaringan ISIS, di Marawi, Filipina, masih berlangsung.

Aksi yang dipimpin Isnilon Hapilon itu, kata Wiranto, dianggap berbahaya bagi keamanan Indonesia, karena jarak Marawi dengan Davao, wilayah yang dekat dengan perbatasan Filipina-Indonesia di Pulau Mindanao, hanya sekitar 300 kilometer melalui jalur darat.

"Wilayah perairan selatan Filipina juga berbatasan langsung dengan wilayah perairan Sulawesi Utara,” tambah Wiranto.

Terkait dengan adanya ancaman konflik Marawi menyebar ke Indonesia, Wiranto menilai saat ini pemerintah juga perlu melibatkan masyarakat dalam melakukan langkah-langkah antisipasi masuknya aksi teror yang dibawa kelompok afiliasi ISIS tersebut.

"Masyarakat sebagai garda terdepan juga perlu dilibatkan dalam pengamanan dan menghalangi masuknya ISIS, khususnya di Sulawesi Utara," ujar mantan Panglima TNI ini.

"Penting melibatkan masyarakat karena mereka yang paling tahu kondisi di wilayah mereka. Kita wajib menyatukan kesepahaman bagaimana melakukan langkah-langkah antisipasi," jelas Wiranto.

Partisipasi masyarakat melalui pemberian informasi ini, kata dia, juga dapat memudahkan pemerintah dan aparat keamanan untuk menyisir langsung ancaman teror di lapangan.

Apalagi, Menko Polhukam menerangkan pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaannya karena ada hubungan erat antara jaringan teroris di Indonesia dengan Filipina.

"Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur yang berbasis di Poso, Sulawesi Tengah, memiliki hubungan dengan kelompok radikal Moro Islamist Liberation Front (MILF) yang berbasis di Moro, Filipina Selatan. Kelompok MIT mendapat suplai senjata api dari kelompok Anshorut Khilafah, Filipina," terang dia.

Terkait dengan itu, pemerintah pusat maupun daerah, TNI, serta Polri secara terpadu juga telah melakukan rapat koordinasi, sebagai upaya untuk mencegah semakin berkembangnya aksi teror tersebut, kata Ketua Dewan Pembina Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Sumber: ANTARA

#Wiranto #Menko Polhukam #ISIS #Ancaman ISIS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Wiranto mendapati Jokowi dan Iriana menunggu di landasan bandara untuk melayat, langsung menghampirinya dan mengajak bersalaman.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Indonesia
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Kabar duka datang dari keluarga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Wiranto. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Berita
Profil Budi Gunawan yang Tersingkir dari Kabinet Merah Putih, Siapa Penggantinya?
Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025), salah satunya ada nama besar Budi Gunawan.
ImanK - Senin, 08 September 2025
Profil Budi Gunawan yang Tersingkir dari Kabinet Merah Putih, Siapa Penggantinya?
Bagikan