Musik

Wima J-Rocks Garap Proyek Sarat Nasionalisme

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 September 2021
Wima J-Rocks Garap Proyek Sarat Nasionalisme

TRAH digawangi beberapa personel berbakat di dalamnya. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KREATIVITAS tidak terlindas oleh ganasnya terpaan pandemi. Bagi para musisi, menanti kondisi kembali normal hanyalah hal yang sia-sia. Pandemi tidak mampu menghalau ide kreatif para seniman panggung ini. Salah satu musisi yang tak ingin duduk diam berpangku tangan adalah Swara Wimayoga.

Bassist grup J-Rocks ini membuat proyek kolaboratif bernama TRAH. Pria yang akrab disapa Wima tersebut mengajak beberapa rekannya yang sevisi untuk bersama-sama mewujudkan ide dan gagasan berkarya.

Bagi Wima serta rekan-rekan bandnya di J-Rocks, personel TRAH bukan sosok yang asing. Bisa dibilang mereka adalah sekumpulan produser dan penulis lagu yang sudah berteman lama.

Mahardhika Soekarno khususnya, cucu dari tokoh proklamator sekaligus Presiden RI pertama Ir. Soekarno tersebut sejak dulu memang seorang musisi di balik layar untuk beberapa musisi Indonesia, termasuk J-Rocks. Sejak awal J-Rocks berkarir, Didi pernah tinggal di satu atap yang sama dengan personel J-Rocks.

Baca juga:

Cinta Laura Hadirkan Nuansa Khas Indonesia di Lagu 'Markisa'

Wima J-Rocks Garap Proyek Sarat Nasionalisme
Cuplikan lagu Untuk Indonesia Raya. (Foto: YouTube/1945 MF Records)

Nama TRAH sendiri bermakna ‘keturunan’ atau ‘anak bangsa’. "Kami mencari nama dalam Bahasa Indonesia yang punya makna bagus tetapi jarang dipakai," ungkap Wima menjelaskan asal-usul nama proyek barunya.

Pada Agustus 2021, hasil brainstorming TRAH telah menghasilkan sebuah single debut berjudul Untuk Indonesia Raya. Sebuah karya lawas yang diciptakan oleh Dimas Pandu dengan tema berbeda, digubah notasi dan liriknya bersama TRAH pada 3 November 2020 lalu menjadi tema nasionalisme. Video musik dari lagu ini juga sudah bisa dinikmati di YouTube, tepatnya di kanal 1945MF Record selaku label rekaman yang menaungi.

“Kami sepakat untuk tidak me-monetize video ini sebagai bentuk sumbangsih kami kepada negara," ujarnya. Di video yang disutradarai Anggi Andriyana tersebut, beberapa lokasi bersejarah dan ikonik di Jakarta menjadi sentral pengambilan gambarnya.

Beberapa bangunan ikonik yang bisa kita temui di video klip mereka adalah Bunderan HI, Gedung DPR, Museum Satria Mandala, Gelora Bung Karno dan Monumen Nasional.

Proses syuting video dikerjakan hanya dalam waktu dua hari, yaitu pada 15 dan16 Agustus 2021, atau tepatnya sehari menjelang HUT RI. Pada saat itu semua lokasi sudah clear area. Uniknya, konsep video baru diputuskan pada 15 Agustus dini hari.

"Anggie jenius banget sih. Dengan segala keterbatasan waktu, perizinan dan lain-lain dia bisa mencapture banyak pesan dari lagu denga baik. Konsepnya keren padahal digarap tanpa asisten," pujinya pada sang sutradara.

Salah satu momen penting adalah scene di Museum Satria Mandala yang dulu dikenal dengan nama Wisma Yaso, yaitu adalah tempat dimana bapak pendiri bangsa Bung Karno menjalani masa-masa tersulit hingga wafat mengenaskan di sana. “Makanya ada satu scene di Wisma Yaso si Nanda menunjuk sebuah tulisan ‘Kenali Sejarahmu’. Deep banget sih.”

Baca juga:

Andmesh Raih Penghargaan Bergengsi dari JOOX

Wima J-Rocks Garap Proyek Sarat Nasionalisme
Cuplikan video di Patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia. (Foto: YouTube/1945MF Records)

Selain itu, TRAH juga melibatkan teman-teman musisi yang sering tampil di konten kanal YouTube 1945 Studio. Rekan-rekan artis lain ambil bagian untuk mengisi suara dan tampil di video klip tersebut sebagai bentuk dukungan.

Di antaranya ada Guruh Soekarno Putra, para personel J-Rocks, Ipang Lazuardi, Buluk ‘Superglad’, Bagus ‘NTRL’. Tidak hanya musisi dan seniman, tampil pula sejumlah publik figur di luar dunia musik seperti Deny Sumargo, Astrid Tiar, Sarah Azhari, Deny Cagur dan masih banyak lagi. Lewat video tersebut, TRAH ingin menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan di lagu Untuk Indonesia Raya berlaku untuk seluruh kalangan.

“Lagu Untuk Indonesia Raya itu lebih kepada menguatkan sesama untuk jangan menyerah dengan keadaan, dengan tetap bersatu tidak terpecah belah. Untuk selanjutnya kami menyiapkan lagu baru buat (tema) Sumpah Pemuda. Temanya lebih kepada menguatkan janji kita lagi di masa sekarang. Untuk generasi sekarang. Jadi kami tak ada tema cinta-cintaan. Hanya (tentang) cinta kepada negara,” urai Wima dengan semangat.

Sesuai pesan di lirik single pertamanya, TRAH memang seterusnya memproyeksikan memusatkan orientasi konsep musiknya terhadap hal-hal yang bertema perjuangan kebangsaan.

Untuk menguatkan visi dan misi itu, selaku penulis lagu dan produser, Wima bersama Didi, Rizki, Dimas dan Nanda tak ingin menghadirkan olahan musik yang biasa-biasa saja. Konsep musiknya kali ini jauh berbeda dibanding yang biasa ia kerjakan bersama J-Rocks.

“Kami gabungin referensi musik kami yang bisa dibilang beda-beda, dengan tetap menampilkan sound yang mengikuti zaman dengan aransemen lagu yang menyesuaikan tema di lirik-lirik lagu TRAH. Poin penting sih di message-nya," terangnya.

Wima J-Rocks Garap Proyek Sarat Nasionalisme
Cuplikan video di Gedung DPR. (Foto: YouTube/1945MF Records)

Untuk pengisi suara utama di lagu Untuk Indonesia Raya diisi oleh Nanda Persada yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum IMARINDO (Ikatan Manager Artis Indonesia) serta menjadi host di program podcast YouTube Nanda Tanya.

“Kenapa Nanda yang kami tunjuk mengisi vokal utama di lagu itu, karena dia yang paling bisa menjiwai lirik lagunya. Nasionalis banget dia. Sekali-kalilah manajer artis kita ‘ceburin’ jadi artis sekalian. hahaha," candanya.

Eksekusi rekaman, termasuk proses pemolesan mixing Untuk Indonesia Raya sendiri dikerjakan TRAH di 1945MF Studio. Sementara untuk tahapan mastering dipercayakan kepada Romy Soekarno di Marlinspike Hall Studio.

TRAH berharap, lagu Untuk Indonesia Raya bisa menjadi sebuah karya musik yang dapat dinikmati secara audio serta visual, dan pesannya bisa tersampaikan ke seluruh masyarakat Indonesia.

TRAH sendiri tak akan berhenti sampai di sini saja. Seperti yang sudah disinggung, TRAH akan terus melahirkan karya baru, dan fokus pada momen-momen bersejarah. (avia)

Baca juga:

Single ‘Morning Light’ Jadi Pembuka Album Terbaru Rendy Pandugo

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
ShowBiz
Gandeng Arlida Putri, Ndarboy Genk Hadirkan Lagu 'Bakul Sayur': Cerita Perjuangan Mencari Nafkah
Ndarboy Genk merilis single 'Bakul Sayur' yang terinspirasi pengalaman berjualan hingga perjuangannya bersama sang kekasih yang kini menjadi istri.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Gandeng Arlida Putri, Ndarboy Genk Hadirkan Lagu 'Bakul Sayur': Cerita Perjuangan Mencari Nafkah
ShowBiz
Album 'Petal' Ariana Grande Puncaki Billboard 200, Lagu 'Nowhere, Nobody' Jadi Sorotan di Medsos
Album terbaru Ariana Grande 'petal' kini bertengger di posisi teratas Billboard 200. 'Nowhere, Nobody' jadi salah satu lagu yang ramai dibahas.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Album 'Petal' Ariana Grande Puncaki Billboard 200, Lagu 'Nowhere, Nobody' Jadi Sorotan di Medsos
ShowBiz
Tiga Tahun Digarap, Album 'INTONESIA' Diskoria Akhirnya Lengkap: 11 Lagu, 11 Video Musik
Album debut INTONESIA menjadi proyek panjang Diskoria selama tiga tahun. Seluruh 11 lagu kini memiliki video musik, ditutup 'Dua Mimpi' bersama Tatjana Saphira.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Tiga Tahun Digarap, Album 'INTONESIA' Diskoria Akhirnya Lengkap: 11 Lagu, 11 Video Musik
Fun
'One Way Ticket' dari Aaron Espe, Liriknya Menantang Keberanian untuk Pergi
Keberanian untuk meninggalkan masa lalu sering kali menjadi perjalanan emosional yang penuh dilema.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
'One Way Ticket' dari Aaron Espe, Liriknya Menantang Keberanian untuk Pergi
Fun
Lirik Melankolis Lagu 'Fading Fast' Best Coast, Potret Hubungan yang Kian Menjauh
Duo asal Los Angeles, Best Coast, menghadirkan nuansa indie pop dengan sentuhan garage rock dalam lagu “Fading Fast”.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Lirik Melankolis Lagu 'Fading Fast' Best Coast, Potret Hubungan yang Kian Menjauh
Fun
Makna di Balik Lirik Memories, Lagu Favorit Beabadoobee di Album Terbarunya
Bea menyebut “Memories” sebagai salah satu lagu paling membahagiakan dalam proses penggarapan album Pylon
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
 Makna di Balik Lirik Memories, Lagu Favorit Beabadoobee di Album Terbarunya
Bagikan