Prakiraan Cuaca

Wilayah DKI Jakarta dan Lampung Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 19 Mei 2018
Wilayah DKI Jakarta dan Lampung Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir

Petugas tengah mengamati monitor prakiraan cuaca di gedung pusat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakart. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Potensi hujan lebat dan petir yang disertai sambaran petir diprakirakan terjadi di wilayah DKI Jakarta pada akhir pekan ini.

Meski sudah memasuki musim kemarau, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sampai tiga hari ke depan, DKI Jakarta masuk dalam daerah yang berpotensi dilanda hujan lebat disertai kilat dan petir.

"Hal itu dipicu oleh adanya pusat tekanan rendah di sekitar Samudra Hindia, perairan Barat Sumatera dan sirkulasi siklonik di Selat Karimata serta indikasi aktifnya aliran massa udara basah dari Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera yang masuk ke wilayah Indonesia bagian Barat dan Tengah," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo dalam keterangan yang dipublikasikan melalui media sosial resminya yang dipantau dari Jakarta, Jumat (18/5).

Kondisi tersebut, kata dia, memberikan pengaruh terhadap pola cuaca dalam meningkatkan uap air yang berkontribusi pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Hujan di Jakarta
Hujan di Jakarta (Foto Instagram/brendybrendot)

Sehingga, dampaknya adalah terjadi peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat dan petir dan angin kencang di beberapa wilayah.

Selain DKI Jakarta, potensi hujan lebat disertai kilat dan petir ini juga terjadi di Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa timur, Kalimantan Barat bagian Selatan, Kalimantan Tengah bagian Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Maluku.

Sementara itu, kondisi cuaca berupa hujan lebat yang disertai petir berpotensi terjadi juga di wilayah Provinsi Lampung.

Lebih dari itu, BMKG menyampaikan peringatan dini kondisi cuaca buruk berupa hujan lebat disertasi sambaran petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, Jumat hingga Sabtu (19/5) pagi.

Hujan lebat di Lampung
Pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda wilayah Lampung beberapa waktu lalu (ANTARA FOTO/Muhammad)

Menurut BMKG, seperti disampaikan dalam rilis tim Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, di Branti, Jumat, kewaspadaan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang itu diperkirakan terjadi siang hari di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kota Bandarlampung, Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Way Kanan.

BMKG sebagaimana dilansir Antara menyatakan, apabila terjadi perubahan cuaca yang signifikan akan diperbaharui dan diinformasikan melalui Whatsapp Group (0816404333) dan media sosial Facebook (Infocuaca BMKG Lampung) atau bisa diakses langsung via website http://www.stametlampung.com.

Suhu udara secara umum berkisar antara 23-33 derajat Celsius, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18-30 derajat Celsius.

Kelembapan udara secara umum berkisar antara 58-96 persen, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 65-98 persen.

Ilustrasi gerak angin dan gelombang
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Secara umum wilayah Lampung diprakirakan pagi hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Mesuji, Tulangbawang, Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

"Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin," kata Mulyono R Prabowo menambahkan.

Tidak hanya potensi hujan lebat disertai kilat dan petir dan angin kencang, potensi gelombang tinggi antara 2,5-4 meter diperkirakan terjadi di perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Lombok, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, perairan selatan Pulau Sumba, Pulau Sawu dan Pulau Rote.

Begitu juga dengan Laut Banda timur Sulawesi Tenggara, perairan selatan Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru bagian barat dan tengah, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan NTT.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pemprov DKI Jakarta Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Selama Bulan Ramadan

#Prakiraan Cuaca #Hujan Dan Petir #Hujan Deras #DKI Jakarta #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Pramono mengungkapkan laju inflasi di Jakarta hingga saat ini masih terkendali dan terjaga dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Pemprov DKI mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Berita Foto
Jakarta Makin Gerah, Ini Penjelasan BMKG soal Kondisi Cuaca
Sejumlah pejalan kaki memakai payung saat beraktivitas di Kawasan Dukuh Atas, Bundaran HI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Makin Gerah, Ini Penjelasan BMKG soal Kondisi Cuaca
Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 21 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat, Petir, Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada Rabu, 21 Oktober 2026. Waspadai gelombang laut hingga 4 meter dan banjir rob.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu, 21 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat, Petir, Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026, mencakup potensi hujan ringan, udara kabur, Siklon Tropis Champi, dan gelombang tinggi hingga 4 meter.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Bagikan