Widya Siregar Rangkai Cinta Lewat Album 'Journey of a Soul'
Widya Siregar. (Foto: Istimewa)
PENYANYI Widya Siregar baru saja merilis album berjudul Journey of a Soul dan menjadi salah satu impiannya yang terwujud. Layaknya memiliki tambatan hati yang baru, perjalanan panjang yang sudah diarunginya dalam hidup, seakan menepi sejenak.
Journey of a Soul bisa dibilang sebuah album yang menceritakan banyak hal tentang cinta baik itu suka dan duka. Kecintaan pada sesama manusia, kecintaan terhadap apa yang diyakininya, hingga kecintaan akan sebuah keindahan yang muncul dalam setiap bait cerita kehidupannya. Semua itu dihadirkan dalam balutan harmoni musikal yang indah dalam delapan lagu di album perdananya ini.
Baca juga:
“Dalam penciptaan karya seni, sebagai pencipta saya ingin bebas berekspresi dan berimprovisasi. Journey of a Soul secara filosofis adalah seorang manusia mempunyai suatu perjalanan hidup, yang secara realita ada kesedihan dan ada kegembiraan. Album ini bisa dibilang gambaran kehidupan yang dalam dunia nyata terdiri dari kesedihan maupun kegembiraan,” ungkap Widya dalam keterangan yang diterima.
Dalam lagu yang berjudul Dark Shadow, penyanyi kelahiran Jakarta ini mencoba mencurahkan isi hatinya dengan menciptakan lagu mengenai perpisahan sepasang kekasih karena situasi hingga tidak mungkin kemnbali bersama. Kekasih yang pergi membuat kepedihan yang medalam di hati pasangan yang ditinggalkan, sehingga kekasih yang pergi itu bagaikana bayang-bayang gelap (Dark Shadow).
Kemudian di lagu La Silueta, Widya mengedepankan nuansa pop klasik yang everlasting. Lalu ada lagu La Playa Fiesta yang dikemas dalam format medium beat dan mengalun dalam nuansa musik yang fun. Juga hadir lagu Romantic Diner yang mengalir indah dalam vide ala kota Prancis. Sejumlah lagu menarik lainnya yang wajib kamu dengarkan adalah Fatamorgana, You, Mi Guapo Querido, dan Le vin d'amour.
“Saya menghadirkan lagu-lagu di album ini dalam bahasa asing, bukan berarti nggak suka bahasa Indonesia. Saya melihat bahasa-bahasa asing yang dihadirkan di album ini sebagai eksistensi manusia yang diciptakan Tuhan untuk hidup berbangsa dengan berbagai bahasa,” jelas Widya.
Baca juga:
Album Journey of a Soul dirancang Widya Siregar bersama keyboardist Jazz, Fusion Stuff, Krishna Siregar sebagai arranger musiknya. Dalam prosesnya, sejumlah musisi ikut andil dalam memuluskan komposisi album ini, seperti Damez Nababan (brass section), Jeane Phialsa (drum), Kadek Rihardika (rhythm section), Michael Pentury (vokal) dan Nobel Anakotta (vokal).
Sebagai musisi pendatang baru, Widya berharap musik yang dihiadirkannya bisa menjadi soundtrack kehidupan banyak peminat musik di mana pun berada.
"Tentunya juga berharap lewat album ini, dapat memberi sudut pandang bagi seluruh masyarakat di Indonesia mengenai musik- musik dengan nuansa, bahasa, dan irama yang lain dari yang selama ini lebih sering dinikmati oleh masyarakat Indonesia,” tutupnya. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Ariana Grande Abadikan Pengalaman di Hampstead lewat Sebuah Lagu, Berikut Lirik Lengkapnya
Lirik 'DOPE', Lagu BTS tentang Kerja Keras dan Dedikasi Mengejar Mimpi
Lirik “Somebody to Love”, Lagu Queen tentang Pencarian Makna Cinta dan Hidup
Lirik Lagu 'Dirimu Yang Dulu' dari Anggis Devaki yang Masih Populer Sampai Sekarang
Ndarboy Genk Rilis “Tak Kancani”, Lagu Kolaborasi bersama Fauzi Haidi, Simak Liriknya
“Tulang Punggung”, Penanda Kembalinya Fiersa Besari ke Industri Musik, Simak Lirik Lagunya
Anggota DPRD Bengkulu Ciptakan Lagu Khusus tentang Belungguk Point, Berikut Lirik Lengkapnya
'Run BTS' kembali Populer Jelang Comeback Penuh BTS di 2026
'Sunday Morning', Langkah Baru ILLIT di Industri Musik Jepang
Lirik Lengkap Lagu 'Blue' dari DXS