Musik

WESLEE Cerita Akhir Kisah Cinta dalam 'Big Collide'

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 17 Januari 2024
WESLEE Cerita Akhir Kisah Cinta dalam 'Big Collide'

WESLEE rilis single 'Big Collide'.(foto: dok secret signal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUO R&B, WESLEE, mengisahkan manis dan pahitnya hubungan antara dua kekasih dalam EP teranyar mereka, World One. Di hari yang sama, mereka merilis single bernuansa R&B alternatif, Big Collide

Lagu Love You I Do membuka EP World One. Nuansa down tempo penuh hentakan bas ala 80-an menjadi latar yang sempurna untuk memulai kisah cinta di EP ini. Chord lembut yang mengundang semua pendengarnya untuk menetap bergema di lagu tersebut seraya suara khas Emma DD memandu.

BACA JUGA:

Lana Del Rey, Doja Cat, Tyler, the Creator, dan No Doubt Jadi Headline Coachella 2024

What It Feels Like membawa sensasi campur aduk akibat rasa kekaguman kita terhadap seseorang. Nuansa psikedelik di lagu ini seakan-akan menyerupai perasaan butterfly in your stomach yang serbafamilier, dengan ruang suara yang menenangkan dan lembut. Vokal Emma kembali dipasangkan dengan lantunan bas yang tegas, menciptakan sebuah ruang emosional yang dalam.
Sementara itu, single baru mereka, Big Collide menjadi kepingan terakhir dari trilogi di dalam EP ini.

Lagu ini menceritakan momen tersulit di sebuah hubungan yang akhirnya mencapai puncaknya. Big Collide diwarnai produksi musik dreamy ala WESLEE. Emma bernyanyi ‘to fall in love is suicide’, hingga Big Collide mencapai sebuah titik anthemic.
Big Collide merupakan lagu tentang suatu momen di sebuah hubungan saat kita akhirnya sadar bahwa kita sudah sampai di awal dari akhir hubungan itu,” kata WESLEE dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com. Menurut mereka, akhir dari sebuah hubungan jarang disadari, meski kita bisa melihatnya dari kelakuan pasangan kita.


Videoklip Big Collide dijadwalkan rilis pada 24 Januari dan disutradarai serta dianimasikan Agnes Xantippa Boman, yang turut memvisualisasikan dua lagu lain di EP ini. Di videoklipnya menggambarkan sebuah rumah yang sedang terbakar menjadi simbol dari hubungan yang segera berakhir. Warna-warna cerah seperti pink, ungu, dan merah memvisualisasikan semesta kreatif Weslee dengan apik.

“Semuanya berbeda saat sebuah hubungan akan segera berakhir. Itulah cinta, dan itulah pesar dari Big Collide,” tutup mereka.(dwi)

BACA JUGA:

Billie Eilish, Dua Lipa, dan Olivia Rodrigo jadi Penampil Grammys 2024

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan