Waspadai Bencana Hidrometeorologi Basah

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 24 Juni 2023
Waspadai Bencana Hidrometeorologi Basah

Warga menggunakan payung saat hujan di kawasan Semanggi Jakarta. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww/aa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah berupa angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

"Masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah, meskipun sebagian besar wilayah Indonesia bagian tengah ke barat sudah masuk musim kering," ucap Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/6).

Baca Juga

Cuaca Panas Bikin 98 Orang Meninggal di Uttar Pradesh India

Abdul menjelaskan, untuk menghadapi berbagai ancaman bencana, masyarakat diharapkan memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga dan senantiasa memantau prakiraan cuaca dari institusi yang berwenang.

Hal itu disampaikan BNPB menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Kamis (22/6) di wilayah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang mengakibatkan akses transportasi di dua dusun di daerah tersebut sempat tertutup dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju menginformasikan dua dusun yang terdampak tanah longsor yakni Dusun Saluleang dan Salu Palli, Desa Salleto, Kecamatan Simboro.

Baca Juga

Cuaca Jakarta Rabu (7/6): Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan

BPBD juga melaporkan warga yang terdampak bencana tersebut mencapai 109 KK atau 439 jiwa, sedangkan kerusakan yang teridentifikasi di antaranya lima unit rumah rusak berat, dua unit rusak sedang, dan 100 unit rusak ringan.

"Melihat kajian inaRISK BNPB, sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Mamuju memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Dua wilayah yang terdampak banjir termasuk wilayah dengan potensi tersebut," ujar Abdul Muhari.

Sementara, berdasarkan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Sabtu (24/6) wilayah Sulawesi Barat masih berpotensi angin kencang.

Menghadapi potensi tersebut, BNPB meminta masyarakat di wilayah Kabupaten Mamuju dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan. (*)

Baca Juga

Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Sepanjang Jumat

#BNPB #Prakiraan Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Gabungkan Pengendalian Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia
Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian dan informasi yang jelas kepada masyarakat di tengah kekhawatiran atas dampak karhutla.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Pemerintah Gabungkan Pengendalian Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
BNPB Intensifkan OMC untuk Atasi Karhutla di Kalimantan, 30 Helikopter Disiagakan
BNPB kembali intensifkan operasi modifikasi cuaca atau OMC untuk menangani karhutla di Kalimantan. Sebanyak 30 helikopter disiagakan untuk water bombing dan patroli udara.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
BNPB Intensifkan OMC untuk Atasi Karhutla di Kalimantan, 30 Helikopter Disiagakan
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Indonesia
Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik
Penanganan akan terus dikawal hingga kehidupan masyarakat pulih seperti sebelum gempa terjadi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik
Indonesia
Jumlah Korban Tewas Gempa NTT Capai 83 Orang, Terbaru dari Nagekeo dan Ngada
Bertambahh 8 jiwa dengan rincian bahwa yang meninggal ialah akibat dampak tidak langsung dari gempa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Jumlah Korban Tewas Gempa NTT Capai 83 Orang, Terbaru dari Nagekeo dan Ngada
Indonesia
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Korban gempa NTT kini masih terus bertambah. Kini, ada 83 orang meninggal dunia dan 110.875 jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 22 Agustus 2026
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Indonesia
Pengungsi Gempa NTT Tembus 110 Ribu, Pemerintah Percepat Penanganan dan Distribusi Bantuan
Jumlah tersebut meningkat 18.050 orang dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 92.735 pengungsi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pengungsi Gempa NTT Tembus 110 Ribu, Pemerintah Percepat Penanganan dan Distribusi Bantuan
Indonesia
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Indonesia
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Peningkatan suhu udara pada siang hari memicu risiko dehidrasi serta kelelahan fisik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Indonesia
Gempa Susulan Picu Ancaman Longsor, Alat Berat Disiagakan Jaga Jalur Logistik NTT
Alat berat tetap disiagakan untuk mengantisipasi jalan kembali tertutup longsoran maupun material batu.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Gempa Susulan Picu Ancaman Longsor, Alat Berat Disiagakan Jaga Jalur Logistik NTT
Bagikan