Waspada, Malware Berkedok Squid Game Beredar
Malware berkedok Squid Game beredar. (Foto: Netflix)
PENELITI keamanan siber telah mengeluarkan peringatan atas strategi penipuan baru yang mengatasnamakan serial populer Squid Games. Perusahaan Keamanan Kaspersky menemukan beberapa file malware dengan menyertakan nama serial tersebut, yang banyak tersebar di web.
File tersebut didistribusikan dengan beberapa cara. Mulai dari melalui toko aplikasi tidak resmi, situs web berbahaya, email, dan banyak lagi. Para penjahat cyber juga mengoperasikan toko yang menjual kostum khas dari para karakter di serial Squid Game yang sedang banyak diminati, untuk memperingati Halloween. Toko palsu ini dirancang untuk mencuri data pribadi dan detail kartu kredit.
Baca juga:
Tak hanya menyebarkan malware dan membuka toko palsu, Kaspersky juga menemukan lama Squid Game versi online yang menjanjikan hadiah sebesar 100 Binance coin. Saat memainkan gim tersebut, alih-alih mendapatkan hadiah yang ditawarkan, pembeli akan secara tidak sadar akan mengunduh malware dan kehilangan data pribadi mereka.
Kaspersky mengimbau para pengguna internet untuk hanya mengakses seluruh hal yang berkaitan dengan serial tersebut dari situs resmi. Selain itu, pengguna diharapkan selalu waspada agar tidak mengunduh ekstensi .exe atau .msi saat mengakses situs tertentu.
Selain memeriksa URL situs web dan konten, pengguna disarankan untuk tidak pernah memasukkan detail pembayaran ke situs yang tidak menampilkan perlindungan HTTPS, yang ditandai dengan ikon kunci di samping alamat web.
Baca juga:
Tak hanya berbasis di web, terdapat sebuah aplikasi di Google Play Store yang menyediakan wallpaper untuk gawai bertema Squid Game yang memiliki kemampuan untuk memasang malware berbahaya ke ponsel pengguna.
Taktik seperti ini bukan menjadi hal yang asing bagi para penjahat di dunia maya. Mereka akan mengikuti tren atau peristiwa terbaru untuk menarik orang banyak. Sebelumnya, para peretas juga menggunakan peluncuran film James Bond untuk menyebarkan ransomware dan mencuri data pribadi. Saat ini giliran Squid Game.
“Squid Game telah menjadi hit baru saat ini. Para penjahat di dunia maya memiliki firasat bagus tentang apa yang akan berhasil mempengaruhi pengguna lainnya,” jelas Anton V. Ivanov, pakar keamanan di Kaspersky seperti yang dilansir dalam laman techradar. (cit)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP
OPPO Find X9 Pro Tembus 5 Besar DxOMark, Ungguli Honor Magic 8 Pro!
Redmi Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Bakal Hadir di Indonesia Bersamaan dengan Peluncuran Redmi Note 15 Series