Waspada La Nina hingga April 2025, Curah Hujan Bisa Sampai 40 Persen

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 22 November 2024
Waspada La Nina hingga April 2025, Curah Hujan Bisa Sampai 40 Persen

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Foto: Dok/BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai fenomena, di mana masuknya musim hujan yang bersamaan dengan La Nina.

Hal ini mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20 hingga 40 persen. Fenomena ini berlangsung mulai November atau akhir 2024 hingga April 2025.

"Khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah perbukitan, lereng-lereng gunung, dataran tinggi, juga sepanjang bantaran sungai," ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta, Jumat (22/11).

Dwikorita mengatakan, fenomena La Nina ini berpotensi mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi.

Baca juga:

Masuk Musim Hujan, Waspadai 5 Penyebab Penyakit Tifus

“Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung,” jelas Dwikorita.

Termasuk, kata dia, bencana banjir lahar hujan yang berpotensi terjadi ketika air hujan bercampur dengan material vulkanik dari gunung berapi berupa pasir, abu, dan bebatuan serta kayu atau pohon, terutama untuk gunung api yang saat ini sedang atau baru saja mengalami erupsi.

Maka dari itu, menurutnya, dibutuhkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan seluruh komponen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

Dwikorita menjelaskan, bahwa beberapa faktor utama yang mempengaruhi cuaca dan iklim di Indonesia pada 2025 adalah penyimpangan suhu muka laut di Samudra Pasifik, Samudra Hindia, dan perairan Indonesia.

Baca juga:

Prakiraan BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang Terjadi di Sejumlah Kota Besar pada Jumat, 22 November

Penyimpangan suhu di wilayah ini berhubungan erat dengan fenomena La Nina Lemah, yang berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan di Indonesia. Selain itu, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) juga mempengaruhi distribusi hujan di wilayah Indonesia.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer dan lautan, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia pada 2025 akan mengalami curah hujan tahunan dalam kategori normal, dengan jumlah berkisar antara seribu hingga 5 ribu mm per tahun.

Sebanyak 67 persen wilayah Indonesia diprediksi akan menerima curah hujan lebih dari 2.500 mm per tahun (kategori tinggi), meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung bagian utara, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta sebagian besar wilayah Papua.

Baca juga:

Selain Hujan Lebat, ini 3 Penyebab Terjadinya Erosi

Sementara itu, 15 persen wilayah diprediksi mengalami curah hujan di atas normal, termasuk sebagian kecil Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Maluku, dan Papua bagian tengah.

Sementara di sisi lain, satu persen wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami curah hujan di bawah normal, seperti di Sumatera Selatan bagian barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara.

Sebagai informasi, La Nina adalah fenomena anomali iklim global yang diakibatkan oleh suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang mendingin, lebih dingin dibandingkan biasanya. (Knu)

#Musim Hujan #La Nina #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Udara Kabur hingga Hujan Lebat di Kota-kota Besar Indonesia Minggu, 13 September
Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Minggu, 13 September, menunjukkan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi mengalami udara kabur, awan tebal hingga hujan dengan berbagai intensitas.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Udara Kabur hingga Hujan Lebat di Kota-kota Besar Indonesia Minggu, 13 September
Olahraga
Jakarta Diprediksi Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca Minggu 13 September 2026
BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah DKI Jakarta didominasi awan tebal sejak pagi hingga malam hari
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Jakarta Diprediksi Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca Minggu 13 September 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 12 September 2026: Jaktim dan Jaksel Bakal Diguyur Hujan
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Sabtu 12 September dari BMKG. Waspada hujan ringan di Jaktim dan Jaksel, serta potensi genangan air. Siapkan payungmu sekarang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 12 September 2026: Jaktim dan Jaksel Bakal Diguyur Hujan
Indonesia
Update Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 8-10 September 2026: Aceh dan Sumatera Utara Berstatus Siaga Hujan Sangat Lebat
Butuh info prakiraan cuaca sepekan ke depan? Cek peringatan dini BMKG (8-10 September 2026) soal potensi hujan lebat, angin kencang, hingga imbauan abu vulkanik Anak Krakatau di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Update Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 8-10 September 2026: Aceh dan Sumatera Utara Berstatus Siaga Hujan Sangat Lebat
Indonesia
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk memperkuat koordinasi serta efisiensi penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
BMKG mengingatkan ancaman El Nino sangat kuat saat musim kemarau 2026. Musim hujan diprediksi mulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
BMKG keluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan ke depan.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Bagikan