Warisan Glenn Fredly Tertuang Melalui 'Festival Kasih Putih'
'Festival Kasih Putih' gelar roadshow dan festival. (Foto: Dok/Festival Kasih Putih)
KEPERGIAN musisi multitalenta naan humble seperti Glenn Fredly tentunya memiliki kenangan indah bagi industri musik Indonesia. Pria yang akrab disapa Bung Glenn tak ada lelahnya selalu terus memajukan musik Indonesia tanpa melihat genre maupun tempat asal.
Berawal dari konser ’20 Tahun Bung Glenn Fredly’ yang membicarakan tentang harapan, perjuangan, kasih sayang antar manusia dan berbagi kasih yag dinyatakan dengan Kasih Harus Dibagi. Dalam rangka melanjutkan warisan Bung Glenn Fredly, terciptanya ‘Festival Kasih Putih’ sebagai salah satu Intellectual Property atau IP akan diselenggarakan melalui dua rangkaian acara.
Baca juga:
Konser 'Billion Songs' Didedikasikan untuk Glenn Fredly dan Carlo Saba
Lihat postingan ini di Instagram
Pertama akan terdapat roadshow yang akan diselenggarakan di tiga kota, yaitu pada 4 November 2023 (Jakarta), 10 November 2023 (Solo), dan 18 November 2023 (Ambon) hingga pucak acara pada Ferbuari 2023 mendatang.
“Ini bukan sekedar festival musik yang berkumpul untuk senang senang. Lebih dari itu, kita mengajak melakukan kebaikan dan menyebarkan cinta dan kasih sayang untuk anak cucu kita di masa depan,” ucap Chief Executive Officer dari Komisi.co dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Selasa (22/8).
Adapun sebagai bentuk dari gerakan sosial, ‘Festival Kasih Putih’ mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan menyumbangkan buku dan pakaian layak pakai yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga:
Glenn Fredly Si Jago Main Hati di Setiap Lagu Ciptaannya
Lihat postingan ini di Instagram
Hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya, maka dari itu dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi akan mendapatkan keuntungan, yaitu mendapatkan potongan harga tiket.
Festival ini juga mengajak berbagai musisi yang akan ikut berpartisipasi dalam gerakan sosial ini diantaranya adalah The Bakuucakar, Nona, WIT, Eko Poceratu, Menjadi Manusia, hingga Stand up Comedy Solo dan Ambon, dan masih banyak lagi aktivis serta musisi lainnya.
‘Festival Kasih Putih’ juga membuka music submission untuk musisi-musisi baru yang belummempunyai manajer dan label untuk menunjukan karyanya.
Selain itu, tidak hanya tampil bagi musisi yang terpilih tapi juga akan dikurasi oleh IMARINDO dan dibuatkan Album Festival Kasih Putih yang akan direkam secara langsung di Studio Lokananta, Solo sebagai bentuk menghidupkan Lokananta.
Hal ini dilakukan agar bisa merangkul semua elemen dan keberagamannya untuk bersama-sama menikmati rangkaian festival yang mempunyai makna besar dan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Kaneishia Yusuf Ajak Hargai Momen Kehidupan Lewat Lirik Lagu 'Harusnya Dirayakan'
Rumah Tua Rilis Album Debut “Merayakan Hari Akhir”, Merangkai Kisah Kelahiran hingga Perlawanan
Oel Pluto Perkenalkan “Disco Asoy” Lewat Single Terbaru “Jeany”
BoA Cabut dari SM Entertainment, Akhir Karier atau Permulaan Era Baru?
BTS Umumkan Album Terbaru ‘ARIRANG’, akan Dirilis dalam 16 Versi
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea