Rumah Tua Rilis Album Debut “Merayakan Hari Akhir”, Merangkai Kisah Kelahiran hingga Perlawanan

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Rumah Tua Rilis Album Debut “Merayakan Hari Akhir”, Merangkai Kisah Kelahiran hingga Perlawanan

Rumah Tua lepas album perdana. (foto: dok/rumah tua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rumah Tua resmi memperkenalkan album penuh debut mereka bertajuk “Merayakan Hari Akhir”. Album ini berisi delapan lagu yang disusun dengan alur naratif berkesinambungan, menghadirkan sebuah perjalanan emosional yang dimulai dari fase kelahiran, berlanjut pada kegelisahan hidup sehari-hari, hingga berujung pada pernyataan sikap yang tegas tentang makna perlawanan.

Lewat rilisan ini, Rumah Tua menampilkan kemampuannya meramu pengalaman personal dan keseharian menjadi sebuah kisah musikal yang solid, terarah, dan konseptual.

“Album ini kami susun seperti perjalanan yang kami alami sendiri. Dimulai dari kelahiran, kegelisahan sehari-hari, sampai akhirnya tiba di titik di mana kami merasa harus mengambil sikap dan melawan.” ucap Dwiky, drummer Rumah Tua.

Album ini dibuka dengan lagu “Kata Pengantar”, yang berfungsi sebagai gerbang awal menuju keseluruhan cerita. Nomor pembuka tersebut memperkenalkan atmosfer awal album: sebuah ruang kelahiran yang jauh dari kesan steril, dipenuhi hiruk-pikuk batin, keresahan, serta pencarian arah yang belum menemukan kepastian.

Baca juga:

Baru 3 Bulan Usai Album 'KARMA', Stray Kids Pecahkan Rekor Lewat ‘DO IT’

Selanjutnya, trek “Perjamuan” memperluas lanskap narasi dengan menghadirkan konsep rumah pertemuan sebagai simbol. Lagu ini menggambarkan sebuah ruang terbuka tempat siapa pun bisa hadir, duduk bersama, dan ikut terlibat dalam perjalanan yang tengah berlangsung.

Ide jamuan di sini dimaknai sebagai ruang berbagi, mendengar satu sama lain, serta menyusun ulang energi sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

Memasuki bagian tengah album, konflik mulai dipadatkan melalui lagu-lagu seperti “Korban”, “Lara Membara”, dan “Satu Api”. Ketiga trek ini menyoroti tarik-menarik antara kerapuhan dan keteguhan, antara menerima luka dan memilih untuk terus bergerak maju.

Dengan pendekatan musikal Rock & Soul yang menjadi ciri mereka, Rumah Tua membangun emosi yang kian menguat dari satu lagu ke lagu berikutnya.

Intensitas tersebut kemudian berlanjut dalam “Setapak Kematian” dan “Tanya Tanda?”, dua lagu yang mendorong pendengar untuk berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar seputar arah hidup dan batas keberanian.

Keduanya berfungsi sebagai ruang jeda reflektif, mengajak untuk menengok kembali beban dan makna yang telah dikumpulkan sepanjang perjalanan album.

Sebagai penutup, lagu “krsst” hadir sebagai puncak yang menegaskan pesan utama “Merayakan Hari Akhir”: kekalahan tidak pernah benar-benar menjadi akhir, melainkan titik awal yang selalu terbuka bagi siapa saja.

Lagu ini menafsirkan ulang konsep kalah sebagai bagian dari ambisi dan proses, sebuah kondisi yang justru mampu menyalakan kembali semangat untuk melawan.

Penutup tersebut meninggalkan kesan bahwa perlawanan bukan milik satu suara semata, melainkan dapat diteruskan oleh siapa pun yang bersedia mendengarkan dan bergerak. (far)

#Rumah Tua #Album Baru #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
ShowBiz
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Girl group A2O Lite langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
ShowBiz
TroyBoi dan Fabian Mazur Rilis 'Shoulder Lean', Hadirkan Trap dengan Bass Menghentak
TroyBoi dan Fabian Mazur merilis 'Shoulder Lean' melalui Ultra Records, menghadirkan musik trap bernuansa gelap dengan sub-bass dalam dan drop menghentak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
TroyBoi dan Fabian Mazur Rilis 'Shoulder Lean', Hadirkan Trap dengan Bass Menghentak
Indonesia
Setelah Delapan Tahun, Jangar Kembali dengan Album Penuh Raja Pasir
Pada akhirnya, Raja Pasir merekam Jangar dalam fase kehidupan yang berbeda dibandingkan ketika mereka merilis album penuh sebelumnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Setelah Delapan Tahun, Jangar Kembali dengan Album Penuh Raja Pasir
ShowBiz
A2O Lite Sukses Besar di Tangga Lagu Streaming Korea, Girl Group Besutan Lee Soo-man Langsung Curi Perhatian
Single digital debut grup tersebut, Neon, telah memuncaki tangga lagu Top 100 Melon pada Rabu (14/10) pukul 23.00, atau 29 jam setelah dirilis.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
A2O Lite Sukses Besar di Tangga Lagu Streaming Korea, Girl Group Besutan Lee Soo-man Langsung Curi Perhatian
Bagikan