Warga Tagulandang Masih Rasakan Getaran Usai Erupsi Gunung Ruang Pagi Tadi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 30 April 2024
Warga Tagulandang Masih Rasakan Getaran Usai Erupsi Gunung Ruang Pagi Tadi

Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara yang kembali mengalami erupsi, Selasa (30/4) (ANTARA/HO-BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut warga di Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara masih merasakan getaran dan suara bergemuruh yang ditimbulkan setelah Gunung Ruang kembali erupsi, Selasa pagi.

“Dilaporkan bahwa kondisi kejadian di lapangan suara gemuruh yang cukup kencang terdengar dari Pulau Tagulandang saat Gunung Ruang kembali erupsi pagi tadi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikutip Antara, Selasa (30/4).

Baca juga:

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Gorontalo Ikut Ditutup

Selain getaran warga setempat juga masih merasakan gejala vulkanologi, seperti hujan material vulkanik abu dan bebatuan kerikil membumbung tinggi ke angkasa sejak pagi tadi sekitar pukul 02.35 WITA hingga siang ini.

Hujan abu dan bebatuan kerikil tersebut pun di laporkan memiliki cakupan yang lebih luas jika dibanding dengan erupsi yang terjadi pada 17 April 2024 lalu.

Hal demikian dibuktikan setelah posko tanggap darurat di Desa Apengsala, Tagulandang yang berjarak tujuh kilometer di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) pun terdampak oleh hujan batu dan kerikil ini.

Baca juga:

Erupsi, Gunung Ruang Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 5 Km

Ia menyatakan, demi alasan keamanan dan keselamatan warga otoritas terkait terpaksa memadamkan jaringan listrik di Tagulandang.

“Tim gabungan masih melakukan penanganan darurat dan kaji cepat karena erupsi ini, dan mengoptimalkan upaya evakuasi warga ke tempat yang aman,” katanya.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menetapkan status Gunung Ruang naik menjadi level IV (Awas).

Baca juga:

Gunung Ruang Erupsi Lagi, PVMBG Minta Warga Pulau Tagulandang Dievakuasi

Peningkatan status tersebut dilakukan setelah gunung stratovolcano itu kembali meletus dan mengeluarkan kolom erupsi mencapai 2.000 meter dari atas puncak yang disertai suara gemuruh dan gempa yang dirasakan secara terus menerus.

PVMBG pun merekomendasikan untuk segera mengevakuasi warga yang berada pada radius enam kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang (Tagulandang dan sekitarnya) yang sama sekali tidak boleh ada aktivitas apapun.

Khususnya bagi mereka yang bermukim di dekat kawasan pantai yang berpotensi terdampak lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan potensi tsunami akibat runtuhnya sebagian tubuh gunung ke dalam laut.

#Erupsi #Gunung Meletus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) lima kali erupsi sejak Jumat, 12 Juni pagi sampai siang WITA.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan
Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Jumat pagi. Badan Geologi menetapkan status Siaga di Lewotobi dan Waspada di Dukono serta Ibu.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan
Indonesia
2 Pendaki Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan Meninggal
Kedua korban ditemukan dalam satu titik yang sama tertimpa batu besar
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
2 Pendaki Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan Meninggal
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Gunung Dempo di Sumsel Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3,5 Km
Pemerintah mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan tidak mendekati atau melakukan aktivitas bermalam atau camping di pusat aktivitas kawah Marapi - Gunung Dempo.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Gunung Dempo di Sumsel Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3,5 Km
Indonesia
Gunung Dukono Masih Lontarkan Abu Vulkanik, Masyarakat Diminta Sediakan Masker
Erupsi Gunung Dukono terlihat kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Gunung Dukono Masih Lontarkan Abu Vulkanik, Masyarakat Diminta Sediakan Masker
Indonesia
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
"Erupsi Gunung Semeru dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak."
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
Indonesia
Evaluasi Terbaru Gunung Marapi: Radius Bahaya 3 Km, Abu Erupsi Ancam Penerbangan
Evaluasi periode 16–28 Februari 2026 mencatat adanya dinamika suplai fluida atau magma dari kedalaman yang berpotensi memicu erupsi Marapi.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Evaluasi Terbaru Gunung Marapi: Radius Bahaya 3 Km, Abu Erupsi Ancam Penerbangan
Bagikan