Teknologi

Warga Shanghai Gunakan NFT untuk Rekam Masa Lockdown

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 06 Mei 2022
Warga Shanghai Gunakan NFT untuk Rekam Masa Lockdown

Aktivitas itu dilakukan karena ketatnya lockdown yang membuat mereka tidak dapat meninggalkan rumah. (Foto: Pixabay/Tumisu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELALU ada cara unik yang bisa dimanfaatkan di era canggih ini. Seperti masyarakat Shanghai yang memanfaatkan blockchain untuk merekam dan mengabadikan masa-masa lockdown COVID-19.

Mereka menciptakan video, foto, hingga karya seni dalam bentuk Non Fungible Token (NFT) agar bisa menggambarkan masa-masa berat di Negeri Tirai Bambu, serta terhindari dari penyensoran dan penghapusan konten oleh otoritas setempat.

Mengutip laman ANTARA, Rabu (4/5), aktivitas itu dilakukan karena ketatnya lockdown yang membuat mereka tidak dapat meninggalkan rumah selama berminggu-minggu. Sebanyak 25 juta penduduk di Shanghai melepaskan rasa frustasi mereka secara daring, melampiaskan emosi memuncak akibat kesulitan mendapatkan logistik, hingga layanan kesehatan yang layak selama masa lockdown.

Baca juga:

Karafuru Carnival Hadirkan Experience Proyek NFT ke Dunia Nyata

Warga Shanghai Gunakan NFT untuk Rekam Masa Lockdown
Lockdown yang terjadi di Shanghai telah berlangsung sejak Maret. (Foto: Unsplash/Haydn Golden)

Pemerintah Tiongkok juga menegaskan akan meningkatkan pengawasan internet dan obrolan grup mengenai masalah lockdwon. Mereka akan memburu masyarakat yang dinilai menyebarkan rumor dan pemicu perselisihan agar publik bereaksi keras terhadap lockdown.

Gambaran lockdown yang direalisasikan dalam bentuk NFT akhirnya mendorong pegiat konten kreatif beralih ke pasar seperti OpenSea. Peralihan itu didasarkan pada fakta bahwa NFT akan terekam di blockchain dan tentunya tidak dapat dihapus.

Puncak lockdown di Shanghai terjadi pada 22 April, ketika warganet berjuang melawan sensor semalaman untuk membagikan video enam menit berjudul The Voice of April, sebuah montase suara yang direkam selama masa lockdown di Shanghai.

Pada Senin (2/5), diketahui ada 786 item berbeda terkait dengan video tersebut dapat ditemukan di OpenSea, bersama ratusan NFT lainnya terkait dengan penguncian di Shanghai. Nampaknya, tren itu bermulai dari seorang pengguna Twitter Tiongkok dengan namma imFong mengunggah cuitan yang di-retweet secara luas.

"Saya telah mencetak video Voice of April menjadi NFT dan telah membekukan metadata-nya. Video ini akan ada selamanya di IPFS," katanya.

Baca juga:

Bagaimana Cara Mendapat Keuntungan dari NFT?


Cuitan yang diunggah pada 23 April itu pun akhirnya memulai gerakan NFT sebagai gerakan rakyat mengeluarkan segala unek-unek yang dibendung pemerintah. Konten dari Shanghai lainnya yang tersedia di OpenSea sebagai NFT untuk dijual itu termasuk unggahan-unggahan di Weibo yang berisi keluhan tentang pembatasan, gambar dari dalam pusat karantina, dan karya seni yang terinspirasi oleh kehidupan di bawah kondisi lockdown.

Misalnya karya Simon Fong, seorang desainer asal Malaysia yang tinggal di Shanghai selama sembilan tahun, ia membuat ilustrasi satir tentang kehidupan lockdown dengan gaya poster propaganda era Mao.

"Saya memilih gaya propaganda era Mao untuk karya-karya ini karena beberapa orang mengatakan bahwa situasi lockdown membuat Shanghai mundur," kata Fong.

Lockdown yang terjadi di Shanghai telah berlangsung sejak Maret, dan menjadi penguncian terburuk sejak pandemi COVID-19 berlangsung di negara tersebut. (and)

Baca juga:

Album Debut Matter Mos 'Pronoia' Bakal Hadir dalam Bentuk NFT

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Tekno
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy mengeluhkan perubahan warna di sekitar kamera. Namun, penyebabnya sangat sepele.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Dunia
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Penghentian itu dilakukan di tengah kekhawatiran atas penebangan lebih dari 300 hektare hutan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Tekno
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Diprediksi, produk yang akan diluncurkan dalam acara tersebut yakni MacBook Ultra.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Samsung Galaxy S27 Ultra kini mulai mengungkap bocoran warnanya. HP itu juga membawa baterai 5.700 mAh.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Tekno
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Vivo Y600k Turbo resmi meluncur dengan baterai jumbo 9.020 mAh. HP ini dibanderol seharga Rp 7,4 juta.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Tekno
Xiaomi 18 Ultra Kabarnya Batal Meluncur, ini Alasan dan Bocoran Spesifikasinya
Xiaomi 18 kabarnya batal meluncur. Penyebabnya kemungkinan karena harganya yang terlalu mahal.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Xiaomi 18 Ultra Kabarnya Batal Meluncur, ini Alasan dan Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Honor Magic 9 Meluncur Global Januari 2027, Siap Tantang Samsung Galaxy S27
Honor Magic 9 dijadwalkan meluncur global Januari 2027. HP ini akan menjadi pesaing Samsung Galaxy S27.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Honor Magic 9 Meluncur Global Januari 2027, Siap Tantang Samsung Galaxy S27
Tekno
Bocoran Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max, Tembus Rp 28 Juta?
Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max kini bocor. HP tersebut dibanderol mulai dari harga Rp 28 jutaan.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Bocoran Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max, Tembus Rp 28 Juta?
Tekno
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
POCO C95 Pro kini sudah resmi meluncur. HP tersebut membawa bateai 7.500mAh dan dibanderol mulai Rp 2,3 juta.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
Bagikan